Harian Pagi Padang Ekspres | Koran.Padek.co

Atap 13 Rumah Beterbangan


Wartawan : Tim Padang Ekspres - Editor : Elsy - 30 November 2017 13:57:46 WIB    Dibaca : 48 kali

 

Diterjang Angin Kencang

1 Rumah Ditimpa Pohon 

Angin kencang disertai hujan lebat yang melanda Kota Padang kemarin menyebabkan atap sejumlah rumah warga beterbangan. Sedikitnya 13 rumah di Kecamatan Kuranji, Nanggalo dan Pauh atapnya diterbangkan angin kencang. Sementara di Kelurahan Batang Arau, Kecamatan Padang Selatan, pohon sepanjang 14 meter menimpa satu rumah warga.

Atap rumah warga yang diterbangkan angin di antaranya terdapat di Kompleks Perumahan Permata Surga Kelurahan Suraugadang, Kecamatan Nanggalo, kemarin (29/11). Sedikitnya dua rumah terdampak di RT 07/ RW 01. Beruntung tidak ada korban dalam peristiwa itu.

“Kejadiannya pas badai tadi sore (kemarin, red),” kata Ketua RT setempat, Rusni Jamal, 57, kepada Padang Ekspres, kemarin. 
Rumah warga yang terdampak, yakni rumah milik Mali dan rumah milik warga yang akrab disapa Pak Cun.

Korban angin kencang terpaksa menumpang di rumah tetangga. Sementara itu, bantuan dari pihak terkait, belum didapatkan. 
“Karena kejadiannya 15 menit yang lalu, tepatnya pukul 17.30 (sore kemarin, red), kami belum koordinasi dengan lurah. Tapi, kami segera menghubunginya sebentar lagi,” ungkapnya.

Kepala Bidang Kedaduratan dan Logistik BPBD Padang, Nasrul Sugana mengatakan, kejadian serupa juga terjadi di Kelurahan Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji. Namun, kejadiannya tidak separah yang terjadi di Kelurahan Suraugadang tersebut.

“Kami telah menurunkan tim ke masing-masing lokasi. Dan kami juga tengah melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial. Terkait bantuan, kami akan mengupayakannya secepat mungkin,” jelasnya. Nasrul Sugana menyebut, badai yang terjadi di Padang sama dengan badai yang terjadi hampir di seluruh wilayah Indonesia.

“Badainya dinamakan badai siklon. Menurut informasi yang kami dapatkan, badai tersebut belum bisa diperkirakan kapan berakhirnya,” katanya.

Pohon Tumbang

Sementara pohon kedondong sepanjang 14 meter dan diameter 55 cm menimpa rumah di RT 02 RW 04 Kelurahan Batang Arau, Kecamatan Padang Selatan, Selasa malam (28/11). Bagian atap rumah milik Ramahdani, 45, rusak berat. Kerugian diprediksi puluhan juta rupiah. Saat kejadian, pemilik rumah sedang tidak berada di tempat.

Kepada petugas kepolisian Ramahdani mengatakan, ketika peristiwa itu terjadi, dia bersama anak dan suaminya menginap di rumah sakit karena anak pertamanya masuk rumah sakit. Ia kaget ketika tetangga memberitahu bahwa rumahnya ditimpa pohon.

“Saya langsung ke rumah, dan saya lihat ada pohon menimpa rumah saya. Untung saya tidak ada di rumah Pak, tapi di bagian atap rumah saya rusak parah,” ungkapnya.

Kalaksa BPBD Kota Padang Edy Asmi mengatakan, sekitar pukul 07.00 evakuasi pohon dilakukan. Proses evakuasi berlangsung selama dua jam.

“Dengan menggunakan mesin sinso (chainsaw, red) dan alat lainnya, pohon berhasil kita pindahkan. Untung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini karena pemilik rumah tidak ada di tempat pas kejadian,” ungkapnya. (*)

© 2014 Padek.co