Harian Pagi Padang Ekspres | Koran.Padek.co

Coco Masih Tetap Jago


Wartawan : JPNN - Editor : Elsy - 30 November 2017 12:42:06 WIB    Dibaca : 20 kali

 

Erik Lamela belum pergi. Dia masih di Tottenham Hotspur. Fans Spurs hampir melupakan Coco, julukan Lamela, karena dia sudah lebih dari setahun menghilang dari daftar skuat Spurs. Nah setelah 401 hari dia berkutat dengan cedera di pinggangnya, Lamela menandai comeback-nya dengan satu assist di balik gol Harry Kane pada menit ke-79. 

Meski tak menolong Spurs dari kekalahan, Lamela telah membuktikan bahwa dia masih seperti dulu. Lamela yang pernah jadi top assist Spurs dalam Premier League 2014-2015 dan di musim berikutnya di bawah Christian Eriksen sebagai pemberi assist terbanyak di Spurs. “Saya hanya berpikir memulainya dengan cara yang terbaik,” ungkap Lamela dalam situs resmi klub. 

Assist kemarin mengembalikan insting Lamela. Bahkan, dalam sembilan pekan pertama Premeir League sebelum dia absen musim lalu, dia masih sempat menyumbang satu assist bagi The Lilywhites. Total, sepanjang di Premier League, dari lima musim dia mampu mencatatkan 19 assist. 

“Tak mudah untuk mempertahankannya. Akan tetapi ini hidup, Anda harus tetap berjalan ke depan dan saya selalu menatap ke depan setelah ini,” tambah gelandang berkewarganegaraan Argentina itu. Di sisi lain, Lamela hanya menyayangkan hasil akhirnya saja. 

“Saya kembali ke lapangan, dan merasakan takjub bisa bermain di depan banyak fans di sini. Tapi sayangnya kami tak mampu memenanginya. Mungkin ini langkah lainnya bagi saya,” tuturnya. Kembalinya Lamela ini bisa memberi banyak opsi bagi pelatih Mauricio Pochettino. 

Salah satunya membantu Eriksen ketika sedang buntu mengirim assist atau membongkar pertahanan lawan. Lamela punya kelebihan dari situasi one on one, dribbling halus, dan jago di saat memberi umpan-umpan kunci. Menurut Poche, dilansir Football London bisa menjadi senjata Spurs ketika menghadapi klub-klub dengan garis pertahanan rendah. 

“Apabila kami bermain melawan klub seperti (Crystal) Palace, Swansea, atau Burnley, di saat mereka bermain lebih dalam, Anda tak perlu bermain dengan kecepatan. Tetapi gunakanlah kualitas individu one on one dan kami memerlukan tipikal pemain seperti Lamela,” ungkapnya. (*)

© 2014 Padek.co