Harian Pagi Padang Ekspres | Koran.Padek.co

Kalinic Bisa jadi Korban Taktik


Wartawan : JPNN - Editor : Elsy - 30 November 2017 12:38:38 WIB    Dibaca : 14 kali

 

Pelatih baru, selera baru.  Itulah yang bakal terjadi di skuat AC Milan seiring hadirnya Gennaro Gattuso. Pelatih yang menggantikan posisi Vincenzo Montella itu, kemungkinan bakal melepas beberapa pemain yang tak sesuai dengan strategi bermainnya.   

Salah satunya adalah striker timnas Kroasia Nikola Kalinic. Sebagaimana diketahui, Kalinic adalah anak emas Montella dan pemain pertama yang diinginkan pelatih 43 tahun itu. Milan harus mengeluarkan dana sebesar EUR 25 juta (sekitar Rp 399,8 miliar), yang harus ditebus pada akhir musim. Sebab, dia tiba di Milan dengan status pinjaman dari Fiorentina, dengan keharusan untuk membeli pada musim berikutnya.

Namun, apa yang ditampilkannya sejauh ini jauh dari memuaskan. Dari 15 laga di semua ajang, Kalinic hanya mencetak tiga gol dan dua assist. Bahkan, saat Milan bermain tanpa gol kontra Torino di San Siro (26/11), Kalinic mendapat ejekan dari mayoritas Milanisti.

Kebetulan, ada dua klub yang berminat menggunakan jasa Kalinic. Yakni Everton dan Guangzhou Evergrande. Untuk Evergrande, pelatih baru mereka Fabio Cannavaro ternyata masih meminati Kalinic. Sebagaimana diketahui, Cannavaro sempat mengatakan minatnya kepada Kalinic saat masih melatih Tianjin Quanjian awal tahun ini.

“Kalinic sebetulnya sudah saya lupakan. Apalagi, dia memiliki kontrak yang bagus di Milan,” ucap pelatih 44 tahun itu kepada La Gazzetta dello Sport. “Namun, melihat di musimnya saat ini, saya rasa dia bisa kembali tajam bila bersedia bergabung dengan kami. Kalinic kurang kesempatan di Milan,” sambung kapten timnas Italia saat kampiun Piala Dunia 2006 itu.

Dorongan lainnya yang memungkinkan Kalinic out dari Milan adalah, keinginannya untuk bertahan di skuat Kroasia pada Piala Dunia 2018. Jika dia jarang dimainkan, dia bisa absen di Piala Dunia. Apalagi, performa dua striker Milan yang lebih muda darinya, Andre Silva dan Patrick Cutrone, lebih moncer. 

Sejauh ini, Silva (22 tahun) sudah mencetak 8 gol sedangkan Cutrone 7 gol. Hal itu ditambah fakta bahwa Gattuso lebih memprioritaskan pemain muda untuk menghuni skuatnya. Bila jadi pergi, maka itu menjadi ironi. Sebab, sesaat setelah pertandingan, Kalinic justru mengimbau kepada Milanisti untuk tetap bersabar.

Mungkin, yang menjadi kendala bagi kepergian Kalinic hanyalah harga. Sebab, Milan mematok sekitar EUR 45 juta (sekitar Rp 719,3 miliar) untuk Kalinic.

“Saya sudah lama mengenal Gattuso. Dia mirip Fabio Capello. Keduanya memiliki karisma dan selalu berani berbicara langsung ke wajah Anda dengan tegas,” papar Cannavaro. “Untuk pelatih yang menjadi motivator handal, Gattuso lebih dari itu. Memang sulit untuk memilih taktik yang cocok. Namun, saya yakin Gattuso memiliki metode tersendiri,” timpalnya. (*)

© 2014 Padek.co