Harian Pagi Padang Ekspres | Koran.Padek.co

Pesparawi Mentawai Dihadiri 836 Kontingen


Wartawan : Arif Rahmat Daud - Padang Ekspres - Editor : Elsy - 30 November 2017 12:18:25 WIB    Dibaca : 11 kali

 

Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) ke-4 di Kabupaten Kepulauan Mentawai dibuka Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet, Senin (27/11) malam di halaman kantor Bupati Jalan Raya Tuapejat kilometer 4,5.

Bupati Kepulauan Mentawai Yudas mengatakan, kegiatan Pesparawi di Mentawai sebagai wujud kerukunan umat beragama. “Mari jadikan kegiatan Pesparawi sebagai wujud dalam meningkatkan kerukunan umat beragama di Kepulauan Mentawai, serta meningkatkan kualitas dalam beribadah kepada Tuhan,” ungkap Yudas.

Iven satu kali dalam tiga tahun tersebut, kata Yudas, juga telah mengangkat nama Mentawai dan Provinsi Sumbar di tingkat nasional. Pada tahun 2006, kata Yudas, Mentawai untuk pertama kalinya mengikuti Pesparawi tingkat nasional yang dilaksanakan di Medan.

Lalu, pada 2009 kembali berkontribusi mengikuti Pesparawi yang dilaksanakan di Samarinda. Kemudian, pada tahun 2012, Mentawai juga mengikuti kegiatan Pesparawi tingkat nasional di Kendari.

“Padahal, waktu itu, kami tengah mendapat musibah bencana tsunami Mentawai tahun 2010. Tapi, kami tetap mendapatkan 5 perak dan 1 perunggu,” ujarnya. 

Sementara itu, pada tahun 2015, kata Yudas, Mentawai tidak dapat mengikuti Pesparawi tingkat nasional, karena terkendala teknis. Dia mengharapkan, tahun 2018 mendatang, Mentawai tetap berkontribusi di tingkat nasional mewakili Sumbar.

 Ketua Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kepulauan Mentawai, Seminar Siritoitet mengharapkan, kegiatan Pesparawi menjadi momentum membangun kebersamaan di Kepulauan Mentawai.

“Ini terbukti. Adanya kebersamaan dalam kegiatan Pesparawi. Anggota drum band kami dalam kegiatan Tirab, tidak saja berasal dari umat kristiani, tetapi juga dari umat muslim,” ungkapnya.

Menurut Seminar, masyarakat Mentawai memiliki kecenderungan untuk bernyanyi. Untuk itu, dia mengharapkan, bagaimana menjadikan Pesparawi sebagai perbandingan dalam meningkatkan mutu bernyanyi.

Ketua Panitia Pesparawi ke-4 Naslindo Sirait menyebutkan, kegiatan Pesparawi ke-4 tersebut diikuti 836 kontingen dari 8 kecamatan di Kepulauan Mentawai. Sementara dua kecamatan, yakni, Kecamatan Siberut Barat dan Siberut Barat Daya tidak bisa hadir karena cuaca yang belum kondusif.

“Kami harapkan, pada masa mendatang, dua kecamatan ini tetap bersemangat walaupun tidak bisa hadir. Sebelumnya, kami menargetkan sebanyak 1.000 kontingen yang datang ke Tuapejat,” katanya.

Terkait kategori perlombangan Pesparawi tersebut, Naslindo mengatakan, ada 10 kategori perlombaan. Dia menyebutkan, kegiatan Pesparawi ke-4 di Kepulauan Mentawai merupakan iven terbesar di Kepulauan Mentawai.

Hadir dalam kesempatan tersebut, wakil Bupati kepulauan Mentawai, Kortanius Sabeleake, Wakil Ketua DPRD Nikanor Saguruk, dan sejumlah petinggi gereja di lingkungan Kepulauan Mentawai. Usai memberikan sambutan, Bupati Yudas menyalakan api Pesparawi. (*)

© 2014 Padek.co