Harian Pagi Padang Ekspres | Koran.Padek.co

Tren Kue Kekinian di Padang


Wartawan : Mona Triana - Padang Ekspres - Editor : Yogi - 26 November 2017 14:26:50 WIB    Dibaca : 49 kali

 

Nama Besar Artis jadi Alat Promosi

Maraknya bisnis kue artis belakangan juga sudah merambah Sumbar. Usaha ini menghadirkan suasana dan cita rasa baru kuliner. Biasanya terkenal dengan keripik dan rendang dengan rasa pedas, sekarang muncul bisnis kue dengan membawa nama Minang dengan rasa manis.

Saat ini di Padang telah hadir usaha Kue Lapis Minang Nan Tigo yang dimiliki aktor Dude Herlino. Usaha ini hadir akhir Juli 2017 lalu. Marketing Supervisor Kue Lapis Minang Nan Tigo, Nadia menyebutkan dengan hadirnya usaha kue ini di Padang dapat menjadi penyeimbang kuliner yang telah ada. Perbedaan dari kue ini dibandingkan kue atau kuliner khas dari Sumbar yakni kue Minang Lapis Nan Tigo ini berbentuk segitiga, dibuat khusus menyerupai atap Rumah Gadang.

”Kalau kue-kue lain kan tidak ada khas Minangkabau-nya, makanya kue ini dibuat khas dan sesuai dengan falsafah Minangkabau, tigo tungku sajarangan, dan tali tigo sapilin. Yang mengartikan kehidupan masyarakat seimbang, diharapkan Lapis Minang Nan Tigo ini bisa menyeimbangkan oleh-oleh khas dari Minang, yang biasanya pedas, gurih, sekarang dibuat oleh-oleh basah yang lebih manis,” jelas Nadia kepada Padang Ekspres.

Nadia melanjutkan dalam bisnis kuliner, Kue Lapis Minang Nan Tigo ini tidak hanya sekadar menjual kue saja. Akan tetapi mereka juga memiliki tanggung jawab memajukan pariwisata di Sumbar, khusus Kota Padang.

”Kami tidak hanya jualan kue saja tetapi juga ada support acara wisata, seperti sponsor di Kuliner Run, lalu Gowes Siti Nurbaya dan Tour de Singkarak. Ini bukti kami mendukung iven wisata,” ungkapnya.

Dengan membawa nama artis atau public figure dalam sebuah usaha tentu akan sangat mempengaruhi daya beli. Hal tersebut diakui Nadia. Ia mengatakan tingkat penjualan dari awal opening sampai saat ini masih tinggi. Ia menyebutkan untuk penjualan per harinya mencapai 600 pcs. ”Untuk terus bertahan kami akan selalu melakukan inovasi. Dalam waktu dekat ini akan ada launching produk terbaru,” lanjutnya.

Produk Kue Lapis Minang Nan Tigo ini memiliki range harga dari Rp 42 ribu, Rp 45 ribu dan Rp 58 ribu yang terbagi dalam kategori regular dan premium dengan berbagai cita rasa. Di antaranya ada rasa cokelat, red velvet dan keju. Perbedaan antara produk regular dan premium terletak dari bolunya. Untuk premium bolunya lebih padat.

Sedangkan untuk market penjualannya, Nadia mengaku pada awalnya lebih banyak yang membeli warga berdomisili di Padang. Akan tetapi untuk sekarang yang membeli sudah banyak wisatawan yang menjadikannya sebagai oleh-oleh. ”Sekarang sudah ada bus pariwisata yang membawa para wisatawan belanja kue ke sini,” ucapnya.

Ke depan, Nadia menyebutkan rencana dari Kue Lapis Minang Nan Tigo akan menambah outlet. Kemudian menjalin kerja sama dengan pihak lain. ”Bisnis kuliner atau oleh-oleh ini mesti banyak jaringan dan harus dikembangkan,” katanya sembari mengatakan untuk ketahanan kue bisa selama empat hari dan kalau disimpan di dalam lemari es bisa tahan sampai satu minggu lamanya.

Selain Kue Lapis Minang Nan Tigo, kue sejenis lainnya yang ikut meramaikan kuliner di Padang yaitu Mande Cake, pemiliknya adalah penyanyi Rossa. Bahkan untuk kue satu ini terlihat akan membuka outlet barunya di Bukittinggi.

Juga ada kuliner makanan ayam dari pemilik Ruben Onsu yang telah hadir di Padang. Trend bisnis kuliner di kalangan artis memang sedang marak dan menjamur. Mereka saling berlomba membuka cabang di setiap daerah dengan melakukan branding menjadi kuliner khas daerah tersebut. (*)

© 2014 Padek.co