Harian Pagi Padang Ekspres | Koran.Padek.co

Usahakan Siang Pulang, Temani Suami Makan


Wartawan : Debi Virnando - Padang Ekspres - Editor : Yogi - 26 November 2017 14:19:14 WIB    Dibaca : 41 kali

 

Mairawita Marlis Rahman terus berpandai-pandai dalam membagi waktu. Sebagai dosen dan ketua Jurusan Biologi di Fakultas MIPA Unand, Wiwik sapaan Mairawita Marlis Rahman selalu ditunggu setumpuk kesibukan. Sementara di sisi lain, tanggungjawab sebagai istri dan seorang ibu tak boleh diabaikan.
Terkadang, pada jam istirahat, istri mantan Wakil Gubernur Sumbar, Marlis Rahman ini mengupayakan pulang ke rumah. Wiwik mesti menemani suami tercinta makan siang. ”Kalau Bapak (suami, red) makan siang di rumah, dan anak tidak di rumah, Ibu pulang nemani Bapak. Ibu pernah merasakan makan sendiri, itu mang tidak enak,” kata Wiwik sambil tersenyum.

Berbeda suasana ketika suaminya masih menjabat. Sama-sama sibuk. Menurutnya, kalau sama-sama sibuk, tidak akan jadi masalah. Berbeda kalau satu sibuk, sementara satunya lagi memiliki banyak waktu kosong, di sanalah kecanggungan dirasakan. Makanya Wiwik terus memenej waktu agar tugas sebagai abdi negara sukses, dan tanggungjawab sebagai istri tidak terabaikan.

Sebagai orang biologi, ternyata Wiwik begitu menyukai tanaman anggrek alami. Wiwik memiliki koleksi anggrek. Dari sekian banyak tanaman anggrek, Wiwik menyukai tanaman anggrek berjenis panda.

Anggrek panda ini tergolong tanaman anggrek gantung yang tak membutuhkan media tanah. Berkat keunikannya itu, Wiwik sempat mengembangkannya di halaman belakang rumahnya. Menurutnya, perawatan tanaman anggrek tidak terlalu rumit. Pun, masa berbunganya lebih panjang.

Di Unand sendiri, Wiwik begitu memperhatikan tanaman anggrek. Bila ada yang merusak anggrek di sekitar kampusnya, tidak segan-segan Wiwik untuk memprotes. ”Kalau dia berbunga, kan kampus jadi tambah cantik,” ungkapnya.

Di jurusan, sejumlah pembenahan ke arah lebih baik dilakukan. Tantangan berat diterima saat baru memegang amanah ketua jurusan, yakni akreditasi yang hampir habis. Berkat kesungguhan dan kerja keras bersama, jurusan yang dipimpinnya kembali meraih akreditasi A baru-baru ini.

Perbedaan mencolok terlihat di sekitar jurusan. Terutama dalam penataan fisik. “Memang, kami fokus ke penataan fisik tahun ini. Dan Alhamdulillah sudah terwujud. Tahun depan baru mulai pada pembenahan hal lain,” ungkapnya.

Jiwa kepemimpinan seakan tertular dari diri junjungan. Wiwik menempatkan suatu tanggungjawab kepada yang ahlinya. Sebab, katanya, masing-masing dosen di sana memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing. Di sanalah kunci dari seni kepemimpinan yang selama ini dipelajari.(*)

 

© 2014 Padek.co