Harian Pagi Padang Ekspres | Koran.Padek.co

Sapi Bunting, Peternak Diberi Insentif


Wartawan : Almurfi Syofyan - Padang Ekspres - Editor : Elsy - 15 November 2017 14:01:06 WIB    Dibaca : 6 kali

 

Salah satu upaya mencapai swasembada daging dan pengembangan sapi lokal, Pemko Padang melalui  Dinas Pertanian Kota Padang memberikan insentif bagi peternak sapi bunting di Kota Padang. Masing-masing peternak akan mendapatkan insentif sebesar Rp 500 ribu per ekor.

Hal itu disampaikan Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah saat memberikan insentif kepada Kelompok Tani Kubang Saiyo Kelurahan Limaumanih Kecamatan Pauh, Senin (13/11).

Pada kesempatan itu, Mahyeldi mengimbau agar sapi betina jangan dipotong agar produktivitasnya tetap meningkat. Sebab kebutuhan daging sapi masih cukup tinggi dan belum bisa dipenuhi.

Selain itu, disebut Mahyeldi, insentif diberikan untuk perawatan sapi, dan memberikan semangat serta motivasi bagi peternak. Oleh karena itu, bagi warga yang memiliki sapi betina, diimbau jangan memotong sapi tersebut. Kecuali sudah tidak lagi produktif.

Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Eva Susanti mengatakan, sebelum menyerahkan insentif, terlebih dahulu akan dilakukan pengecekan terhadap sapi. Sebab, yang diberikan insentif hanya sapi yang usia kandungannya minimal empat bulan.

Di tahun 2017, tambahnya, Dinas Pertanian menargetkan pemberian insentif untuk 1.000 ekor sapi bunting. Hingga November telah terealisasi 800 ekor.

“Sisanya 200 ekor sapi bunting akan kita berikan di akhir November di Kecamatan Lubukkilangan dan Kuranji,” tuturnya. 
Ditambahkan, program ini diberikan untuk semua pemilik sapi bunting di Kota Padang. 

Peternak yang sudah memiliki sapi bunting minimal usia 4 bulan, maka bisa melaporkan kepada Dinas Pertanian. Setelah itu, petugas akan datang ke rumah untuk melakukan pemeriksaan. “Rencananya program ini akan terus berlanjut hingga ke 2020,” tambahnya.

Ia berharap dengan program pemberian insentif ini akan meningkatkan jumlah populasi sapi di Kota Padang yang saat ini berjumlah lebih kurang 22.000 ribu ekor. “Dengan program ini, kita menargetkan populasi sapi bisa menjadi 23 ribu hingga 24 ribu ekor,” harapnya. (*)

© 2014 Padek.co