Harian Pagi Padang Ekspres | Koran.Padek.co

Tong Sampah Banyak Rusak dan Hilang


Wartawan : Rudi Effendi - Padang Ekspres - Editor : Elsy - 15 November 2017 14:00:19 WIB    Dibaca : 10 kali

 

Sejumlah bak sampah terpilah yang ada di sejumlah jalan utama maupun taman-taman sudah tidak bisa dimanfaatkan oleh warga. Pasalnya, bak-bak sampah tersebut sudah banyak yang rusak. Bahkan, ada beberapa bak sampah terpilah hanya tinggal tonggak besinya saja.

Seperti yang ditemui Padang Ekspres di sepanjang Jalan Profesor Hamka, Kelurahan Airtawar Barat, Kecamatan Padang Utara. Warga mengaku terpaksa membuang sampah sembarangan karena tong sampah tidak bisa digunakan.

“Harusnya tong sampah itu dibuat sedemikian rupa agar tidak mudah dicuri,” ujar Fitri Marlina, 21, mahasiswa salah satu perguruan tinggi negeri, kepada Padang Ekspres, kemarin (14/11).

Senada dikatakan Rosmawati, warga RT 02/ RW 03 Kelurahan Airtawar Barat. Ia menduga, pemulung yang mencuri tong-tong sampah itu. Karena bisa dijual ke pengepul.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang, Al Amin mengakui bak sampah terpilah yang dipasang di jalan utama dan taman-taman memang banyak yang hilang. Ia menduga para pemulung yang mengambil bak sampah tersebut.

“Jumlah bak sampah terpilah yang telah kami pasang sebanyak 100 unit. Namun, yang masih ada sekarang kami tidak tahu pasti. Dan dalam waktu dekat, akan kami hitung jumlah pastinya. Tapi pada umumnya di taman-taman sudah banyak yang hilang,” terangnya.

Menurutnya, jika pelaku yang tertangkap tangan mencuri bak sampah terpilah ini bisa dikenakan pasal pidana kasus pencurian. Namun, untuk mengungkapnya perlu kerja sama dari warga. 

“Kami mengimbau kepada seluruh warga untuk peduli terhadap kebersihan kota ini. Termasuk kepedulian terhadap fasilitas berupa bak sampah terpilah yang sudah kami pasang. Pergunakanlah dengan semestinya, jika ada yang merusak, mohon dilaporkan ke polisi maupun ke petugas Satpol PP,” jelasnya.

Sementara itu, pengamat tata kota dari Unand Padang, Purnawan mengatakan, bak sampah merupakan fasilitas kebersihan kota yang harus di sediakan di sepanjang trotoar atau wilayah yang banyak dilalui oleh masyarakat. 

Pemko Padang telah mengeluarkan Perwako Nomor 27 tahun 2012 tentang Kawasan Bebas Sampah. Di mana dengan Perwako ini Pemko menginginkan wilayah Kota Padang hingga kelurahan bebas dari sampah. 

“Keberadaan bak sampah yg rusak dan hilang ini menunjukkan bahwa Pemko tidak mengelola dengan baik fasilitas tersebut. Penetapan lokasi bak sampah yang tepat, dengan kondisi bak sampah yang cukup besar dan baik akan mempengaruhi efektivitas penggunaan bak sampah tersebut,” ujarnya.

Sebetulnya masyarakat saat ini tidak begitu peduli dengan pemilahan bak sampah tersebut, dapat dilihat di lapangan, isi kedua bak sampah tersebut masih sering bercampur. Untuk itu tulisan yang jelas untuk bak tersebut harus ada.

Selain lokasi yang tepat, sosialisasi sejak anak sekolah TK hingga SMA diperlukan agar kebiasaan membuang sampah di tempat yang ditentukan menjadi kebiasaan hingga dewasa, sehingga kota bisa bersih dari sampah. Peringatan dilarang membuang sampah disembarang tempat perlu dilakukan di setiap tempat masyarakat berkumpul.

“Idealnya jarak antara bak sampah terpilah di wilayah perkotaan minimum 100 meter. Dari segi strukturnya, bak sampah harus dibuat kuat dan tidak mudah diangkat atau dipindahkan. Sebaiknya secara bertahap dibuat bak sampah yang bagus dan tidak mudah dipindahkan. (*)

© 2014 Padek.co