Harian Pagi Padang Ekspres | Koran.Padek.co

Realisasi Proyek Irigasi masih Rendah


Wartawan : Lumban Tori - Padang Ekspres - Editor : Elsy - 14 November 2017 14:17:13 WIB    Dibaca : 12 kali

 

Dinas PUPR tak akan Beri Perpanjangan Waktu

Di sisa tahun 2017, capaian kegiatan fisik bidang irigasi Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Pasaman baru 60 persen. Padahal total anggaran APBD di bidang irigasi tahun ini mencapai Rp 21 miliar.

“Untuk mempercepat realisasi kegiatan fisik, pihak PUPR telah memberikan warning kepada seluruh rekanan yang mengerjakan proyek pembangunan agar dapat berjalan tepat waktu,” kata Kabid Irigasi PUTR Pasaman, Bujang.

Ada beberapa kegiatan lagi di Dinas PUPR Pasaman di bidang irigasi yang bobot pekerjaannya belum rampung sepenuhnya. Masih ditargetkan biar cepat selesai namun tidak akan diberi perpanjangan waktu terhadap rekanan yang melebihi batas waktu pekerjaan tahun anggaran 2017.

“Bagi rekanan yang pekerjaannya hampir selesai akan kita apresiasi, begitu juga sebaliknya bagi rekanan yang belum mencapai bobot pekerjaan harus segera memacu bobot pekerjaannya sebelum batas akhir pekerjaan. Yakni pada tanggal 20 Desember untuk pekerjaan fisik irigasi dan 25 Desember untuk pekerjaan fisik sungai,” kata Bujang.

Ia menyebutkan, untuk anggaran tahun 2017 di bidang irigasi berjumlah sekitar Rp 21 miliar dengan total pekerjaan 27 pekerjaan fisik sungai dan 23 fisik irigasi. Dijelaskannya, dari 27 paket pekerjaan fisik untuk sungai itu, total dananya berjumlah sekitar Rp 10 miliar dengan anggaran tahun 2017. Di antara 27 paket itu, 12 paketnya ditenderkan dan 15 paket secara penunjukan langsung (PL).

Sedangkan realisasinya untuk paket tender baru 10 paket kegiatan yang sudah rampung. Sedangkan 2 paket lagi masih dalam tahap pekerjaan. Yakni perbaikan alur Sungai Batang Sumpur, Kampung Jambak, Lubuksikaping dengan bobot kerja baru 70 persen. Sedangkan perbaikan alur Sungai Batang Mauh, Lubuksikaping baru 50 persen.

Sementara 15 paket kegiatan yang dilakukan secara PL sudah rampung sepenuhnya pada anggaran APBD 2017. Namun dalam anggaran APBD perubahan 2017, terdapat penambahan kegiatan yang dikerjakan secara PL sebanyak 1 paket dengan total dana Rp 200 juta.

Ditambahkannya, untuk pekerjaan fisik bagian irigasi pada tahun 2017, total pekerjaan 23 paket dengan total dana sekitar Rp 11 miliar. 

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Pasaman, Yasri mengatakan, capaian kinerja di Dinas PUTR khususnya bidang irigasi sangat mengecewakan. Pasalnya, waktu tinggal sekitar 1 bulan lebih lagi atau tepatnya pada 25 Desember 2017. Sementara secara umum realisasi pekerjaan fisik baru sekitar 60 persen.

Dia mengatakan, pihak DPRD akan koordinasi dengan dinas tersebut agar pembangunan fisik cepat diselesaikan sebelum batas akhir yang ditentukan. Karena, jika masa batas akhir pekerjaan tidak selesai maka akan berdampak pada pembangunan di daerah dan merugikan masyarakat.

Selanjutnya kata Yasri, pihaknya tidak akan segan-segan menyampaikan kepada Dinas PUTR agar kegiatan yang dikerjakan oleh pihak rekanan cepat diselesaikan sesuai batas waktu yang diberikan. (*)

© 2014 Padek.co