Harian Pagi Padang Ekspres | Koran.Padek.co

Alih Fungsi Lahan Butuh Kajian Matang


Wartawan : Nanda Anggara - Padang Ekspres - Editor : Elsy - 13 October 2017 12:38:54 WIB    Dibaca : 13 kali

 

Berubahnya alih fungsi lahan dinilai karena pertumbuhan ekonomi masyarakat. Untuk itu, masyarakat diimbau agar mengkaji kembali bahaya pembukaan lahan baru. 

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Tanahdatar Zuldafri Darma saat Sosialisasi Daya Dukung Daya Tampung Lingkungan Hidup (DDDTLH) kemarin (12/10) di aula kantor bupati.

“Salah satu contohnya, terjadinya alih fungsi lahan produktif untuk lahan nonpertanian terutama untuk bangunan, serta belum optimalnya pemanfaatan rencana tata ruang yang berwawasan lingkungan dalam perencanaan pembangunan,” sebut Wabup.

Wabup berharap agar semua masyarakat Tanahdatar untuk sama-sama mengkaji terlebih dahulu dampak yang akan ditimbulkan terhadap perubahan fungsi lahan.

“Jika tidak sesuai aturan, terutama mendirikan bangunan dapat berefek negatif. Maka sebelum mendirikan bangunan harus ada IMB. Dan untuk membuka lahan, jangan sampai merusak,” ujarnya.

Zuldafri Darma juga meminta masyarakat untuk cerdas dalam bertindak dan berbuat. Zuldafri Darma berpesan kepada peserta, setelah mengikuti  sosialisasi tersebut dapat menghasilkan solusi dan membuat langkah panjang dalam pengelolaan lingkungan yang nantinya akan disajikan untuk generasi selanjutnya. “Ini adalah tangung jawab kita semua, dan sebagai investasi yang luar biasa untuk generasi yang akan datang,” harap Wabup.

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih atas terpilihnya Tanahdatar sebagai tempat diadakan sosialisasi yang bermanfaat untuk memberikan pemahaman peserta tentang pentingnya DDDTLH dalam P3E. “Adipura empat tahun lalu yang kita raih dapat kita jadikan penyemangat untuk memulai inovasi baru dalam mendorong terciptanya lingkungan apa yang kita harapkan bersama,” tutur Wabup.

Sementara itu, Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion (P3E) Sumatera, Amral Fery mengatakan, sosialisasi itu guna memberikan informasi kepada masyarakat terkait pengelolaan lingkungan yang baik. “Saya berharap setiap daerah memakai desain pembangunan dengan prinsip keramahan lingkungan,” ujarnya. (*)

© 2014 Padek.co