Harian Pagi Padang Ekspres | Koran.Padek.co

Pejabat Dishub Terlibat OTT


Wartawan : Rifa Yanas - Padang Ekspres - Editor : Elsy - 13 September 2017 12:31:02 WIB    Dibaca : 37 kali

 

Terkait Biaya Pemeriksaan Kendaraan

Seorang kepala seksi di Dinas Perhubungan (Dishub) Agam berinisial MAE, 53, dicokok Unit Tindak Pidana Korupsi Sat Reskrim Polres Agam, karena diduga melakukan pungutan liar. Tersangka yang berada di pengujian kendaraan bermotor dan perbengkelan itu, ditangkap aparat dalam operasi tangkap tangan (OTT), Senin sore (11/9) sekitar pukul 15.15.

Kemarin (12/9), Kasat Reskrim Polres Agam, Iptu Muhammad Reza mengatakan, oknum pejabat eselon IV ini tertangkap tangan saat memungut biaya pemeriksaan pengujian kendaraan di Kantor Dishub Agam. Dari kegiatan tersebut, telah diamankan barang bukti berupa uang tunai sebanyak Rp 1,2 juta sebagai uang hasil pembayaran kir pada hari penangkapan berlangsung.

Selain itu, lanjut Reza, juga diamankan uang hasil pembayaran kir dari tanggal 6 September sampai 8 September 2017 yang belum disetorkan ke kas daerah mendekati Rp 1,5 juta. “Kami juga menyita sebanyak 16 berkas uji kendaraan bermotor,” terang Reza.

Adapun modus kasus ini, katanya, tersangka menerima uang pembayaran kir melebihi nominal yang ditetapkan dalam Perda Agam Nomor 1 Tahun 2012 tentang Retribusi Jasa Umum dan Perbup Agam Nomor 13 Tahun 2016 tentang Perubahan Tarif Retribusi Pengujian Kendaraan Bermotor.

“OTT ini adalah tindak lanjut dari pengaduan masyarakat yang melaporkan adanya praktik pungli di lingkungan Dishub Agam. Atas informasi tersebut, kami dari Satgas Penindakan melaksanakan OTT. Kini tersangka masih diperiksa oleh Sat Reskrim Polres Agam,” pungkasnya.

Bupati Agam Indra Catri menyebut, pihaknya menyerahkan kasus tersebut sepenuhnya kepada pihak berwenang. Dia juga sudah sering menerima laporan masyarakat, namun setelah memberi peringatan, oknum pejabat tersebut tetap tidak merasa jera. “Kan (proses hukum) ada protapnya. Kita ikuti saja aturan mainnya. Untuk oknum Dishub yang OTT hari ini (kemarin) sebetulnya sudah lama kita ingatkan melalui pimpinannya,” singkat Indra Catri.

Ungkapan prihatin juga datang dari wakil rakyat di DPRD Agam, Lazuardi Erman. Politisi Partai Golkar ini menyayangkan adanya oknum pejabat Pemkab Agam yang tertangkap OTT. Terlebih kasus ini datang di saat pemerintah setempat sudah memproklamirkan genderang perang melawan pungutan liar.

Selain itu, Lazuardi Erman juga mengapresiasi tindakan tegas kepolisian yang tidak pandang bulu dalam penegakan hukum. “Kami berharap Pemkab Agam menjadikan hal ini sebagai evaluasi menyeluruh terhadap ASN. Dengan terungkapnya kasus ini, setidaknya dapat memberikan kepercayaan lagi kepada masyarakat tentang penegakan hukum yang adil dan transparan. Yang tidak kalah penting, jangan sampai kasus ini terulang,” ungkapnya. (*)

© 2014 Padek.co