Harian Pagi Padang Ekspres | Koran.Padek.co

Kiprah Komunitas Spartack


Wartawan : Almurfi Syofyan - Padang Ekspres - Editor : Elsy - 12 August 2017 11:54:04 WIB    Dibaca : 96 kali

 

Rogoh Kocek Sendiri demi Klub Kebanggaan

Keberadaan suporter dalam sebuah pertandingan berdampak positif bagi para pemain. Keberadaannya juga memberikan hiburan tersendiri dengan yel-yel dan koreografi yang diciptakannya. Begitu juga Spartack, yang selalu setia mengawal pertandingan kandang maupun tandang Semen Padang FC. Seperti apa?

Suporter Padang dan Anak RanTAu Cinta Kabau Sirah (Spartack) adalah sebutan untuk komunitas pendukung atau suporter bagi klub sepak bola Semen Padang FC. Tak seperti organisasi suporter lainnya, untuk pendanaan, Spartack merupakan suporter independen yang tidak mendapat alokasi dana dari manajemen klub.

Spartack berdiri 18 Mei 2010 di parkiran GOR H Agus Salim, Padang. Pendirinya berjumlah enam orang. Setelah tujuh tahun berdiri, Spartack tumbuh menjadi salah satu komunitas suporter terbesar di Sumbar dan mempunyai perwakilan di seluruh kabupaten/kota yang ada di Sumbar.

Bonario, Ketua Umum Spartack menyebut, dalam rentang waktu tujuh tahun mengawal pertandingan Semen Padang, banyak suka duka yang dilalui. Apalagi beberapa tahun lalu liga Indonesia sempat terbelah menjadi dua. “Pasang surut itu kita alami karena, liga sempat pecah sehingga kami pun vakum beberapa bulan karena tim tidak bertanding,” katanya.

Sekarang menurut Bonario, Spartack telah berkembang pesat dan mampu merangkul berbagai kalangan untuk menjadi anggota. “Sekarang kita telah memiliki hampir 10 ribu anggota, tersebar di pulau Sumatera, Jawa dan Kalimantan,” sebut Bonario yang juga dewan pendiri Spartack ini.

Dikatakan Bonario, untuk bergabung menjadi member Spartack tak sulit, karena cukup datang ke sekretariat yang beralamat di Kompleks GOR H Agus Salim dan mengisi formulir pendaftaran. “Uang pendaftaran dipatok Rp 15 ribu dan itu pun berguna untuk membuat Kartu Tanda Anggota (KTA), namun bagi anggota yang tidak ingin membuat KTA, juga tak apa,” ujarnya. 

Bonario berharap, prestasi Semen Padang pada musim ini dapat meningkat agar suporter semakin antusias untuk memberikan dukungan. “Kalah menang bagi kami soal biasa, kami akan selalu setia mengawal perjuangan mereka,” imbuhnya.

Ketika ditanya kenapa anggota Spartack mau mendukung klub hingga mengorbankan uang pribadinya, Bonario mengaku karena kecintaan terhadap Semen Padang dan olahraga sepakbola. “Banyak yang datang dan pergi, namun kecintaan kami untuk mensupport setiap pertandingan Semen Padang tak akan pernah padam,” pungkasnya. (*)

© 2014 Padek.co