Harian Pagi Padang Ekspres | Koran.Padek.co

Kafe Bekas Kandang Ayam Digerebek, Dua Wanita Positif Narkoba


Wartawan : Heru Iriawan - Padang Ekspres - Editor : Elsy - 11 August 2017 13:05:58 WIB    Dibaca : 150 kali

 

Razia penyakit masyarakat (pekat) terus digencarkan. Tidak hanya di dalam kota, tapi juga menyasar pinggiran kota. Kamis (10/8) dini hari, Satpol PP Kota Padang kembali mengamankan sembilan wanita pemandu karaoke di Kafe Anakaia Kecamatan Kototangah.

Dari informasi yang dihimpun Padang Ekspres, penggerebekan secara mendadak membuat pengunjung kafe terkejut. Beberapa wanita malam mencoba melarikan diri, tapi tidak berhasil karena tempat tersebut telah dikepung petugas.

Mereka menangis dan memohon kepada petugas agar tidak dibawa ke Markas Komando (Mako) Satpol PP Padang. Upaya mereka tak berhasil, karena petugas langsung membawanya menggunakan mobil dalmas. Di kafe itu, petugas juga menyita satu unit speaker sebagai barang bukti.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP Padang, Yadrison mengatakan, keberadaan kafe tersebut telah meresahkan masyarakat. Kafe tersebut juga tidak mempunyai izin. 

Sebelumnya, sebut Yadrison, petugas melakukan razia kafe di sekitar Pondok, Kecamatan Padang Barat, sekitar pukul 22.00. Di kawasan itu ditenggarai masih ada kafe yang tidak memiliki izin. Pertama kali razia dilakukan di Kafe DV, di sana petugas mengamankan dua wanita dan dilanjutkan ke Kafe PK, juga diamankan satu wanita.

Selanjutnya, petugas menuju Kafe AT. Di lokasi itu diamankan satu wanita. Setelah itu ke Kafe 29, di kafe ini petugas mengamakan satu unit speaker. Kemudian dilanjutkan ke HP, tempat tersebut telah memiliki izin.

Usai menggerebek kafe, razia dilanjutkan ke hotel melati. Sasaran pertama, yakni Hotel AS. Di lokasi ini tidak ditemukan pasangan di luar nikah. Kemudian dilanjutkan ke Hotel ED, di hotel ini petugas mendapatkan pria dan wanita di salah satu kamar yang tidak memiliki buku nikah.

“Setelah diinterogasi dan mengecek kebenarannya, ternyata pria dan wanita asal Teluk Kuantan yang diamankan di Hotel ED ini masih ada hubungan keluarga. Kemudian kami memulangkannya dan memberikan nasihat,” beber Yadrison kepada wartawan.

Sedangkan pengelola hotel, kata Yadrison, telah dipanggil dan diberitahu agar selalu meminta buku nikah jika ada pria dan wanita yang menginap. Apabila masih tertangkap juga, maka akan diambil tindakan tegas.

Di Kantor Satpol PP Padang, hasil tangkapan dites urine pihak BNN. Alhasil, dua di antaranya dinyatakan positif menggunakan narkoba dan langsung diserahkan ke BNN untuk ditindaklanjuti. Sedangkan sisanya diberikan pembinaan dan diserahkan kepada orangtuanya.

Kamis siang, petugas berhasil mengamankan 20 anak jalanan (anjal) dan telah diserahkan ke Dinas Sosial (Dinsos) Kota Padang untuk diberikan penyuluhan. 

Yadrison menjelaskan, kafe di kawasan Anakaie telah menjadi target razia sesuai laporan masyarakat. “Dari arahan Pak Wali Kota, agar segera menindaklanjuti laporan itu,” jelasnya. Namun Yadrison mengeluhkan, setiap kali petugas hendak merazia, pengunjung selalu berhasil mengecoh petugas. (*) 

© 2014 Padek.co