Harian Pagi Padang Ekspres | Koran.Padek.co

Berlakukan Jam Malam


Wartawan : Tim Padang Ekspres - Editor : Elsy - 13 November 2017 13:43:52 WIB    Dibaca : 46 kali

 

Lima ABG Kedapatan Hisap Lem, Tiga Di antaranya Perempuan

Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kembali mengamankan 5 orang anak baru gede (ABG) yang tengah asyik menghisap lem di kawasan Kelurahan Belimbing Kecamatan Kuranji, Minggu dini hari (11/11). Kelima ABG yang terdiri dari 2 orang laki-laki dan 3 orang perempuan langsung dibawa ke Mako Pol PP untuk diinterograsi lebih lanjut.

“Para ABG ini masih berstatus pelajar. Setelah kami lakukan interograsi, ternyata mereka berniat akan melakukan  tawuran dan melakukan aktifitas-aktifitas yang  berbau negatif lainnya, ’’ ujar Plt Kepala Satpol PP Padang, Yadrison kepada Padang Ekspres, kemarin (12/11).

Selain disuruh menandatangani surat pernyataan, orang tua dari kelima ABG itu juga dipanggil. Ke depannya, jika masih mengulangi perbuatan yang sama, maka mereka akan dibina lebih lanjut oleh Dinas Sosial.

“Kami menghimbau kepada seluruh orang tua untuk mengawasi betul anak-anaknya. Karena kalau tetap membiarkan mereka keluyuran, maka peluang untuk melakukan perbuatan-perbuatan yang tidak baik, juga semakin besar,” pungkasnya.

Berdasarkan penulusuran Padang Ekspres, banyak tempat dijadikan para ABG untuk mengisap lem dan sejumlah perbuatan yang tidak. Di antaranya di warnet, playstation. Ciri-cirinya, mereka duduk bergerombolan, lalu menutup hidung dan mulut dengan kedua belah telapak tanggannya. Mereka bergerombolan, terkadang hingga larut malam. 

“Ulah mereka (ABG mengisap lem, red), sudah mengkhawatirkan. Saya sudah tak terhitung kali mengejar dan mengusirkan mereka yang lagi ‘play’ habis mengisap lem. Kita berharap  ini harus menjadi perhatian serius apara terkait,” ungkap Joni Putra, warga Kecamatan Kuranji, kepada Padang Ekspres, akhir pekan lalu.

Sementara itu, dalam razia kali ini, petugas Satpol PP juga melakukan penyisirian ke sejumlah tempat hiburan malam. Di salah satu kafe dan tempat karaoke di Kecamatan Padang Selatan, petugas mengamankan tiga unit sound sistem. Tindakan tersebut terpaksa dilakukan, karena melewati batas jam tayang yang telah ditentukan.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Padang, Surya Jufri Bitel menilai kejadian tersebut suatu tamparan bagi Pemerintah Kota. Karena masih banyak generasi mudanya yang terjebak dalam perilaku-perilaku yang mengarah kepada hal-hal yang berbau negatif.

“Kami melihat sudah saatnya di Kota Padang ini mulai diberlakukan jam malam bagi anak-anak dan remaja. Dan kami berupaya, dalam waktu dekat untuk mengkomunikasikannya kepada Pemko. Apakah itu, dalam bentuk perda atau perwako, akan kami diskusikan lebih lanjut,” ujar anggota DPRD Fraksi Demokrat itu.

Menurutnya, untuk mengantisipasi dan menimalisir perbuatan maksiat yang dilakukan oleh remaja maupun masyarakat secara umum, mesti didukung semua pihak. Mulai dari keluarga, pendidikan, tokoh-tokoh masyarakat hingga seluruh warga harus berkomitmen dalam memberantas maksiat. (*)

© 2014 Padek.co