Harian Pagi Padang Ekspres | Koran.Padek.co

Harga Bawang Putih dan Telur Naik


Wartawan : Ade Nidya Zoditya - Padang Ekspres - Editor : Elsy - 17 July 2017 11:53:02 WIB    Dibaca : 110 kali

 

Pedagang dan Konsumen Nilai Masih Wajar 

Dalam sepekan terakhir harga sejumlah bahan pangan di Pasar Raya Padang relatif stabil. Kalau pun ada kenaikan atau penurunan harga, tidak lah terlalu besar. Baik sejumlah pedagang maupun konsumen beranggapan masih dalam batas kewajaran. 

Dari pantauan Padang Ekspres kemarin (16/7), untuk harga cabai masih stabil. Yakni Rp 18 ribu per kilogram untuk cabai Jawa. Sedangkan cabai lokal Rp 16 ribu per kilogram. Sedangkan cabai Medan hanya Rp 14 ribu per kilogram.

Stabilnya harga juga terjadi pada harga kentang dan bawang bombai. Kentang per kilogram dihargai Rp 12 ribu dan bawang bombai Rp 14 ribu.

Saat harga cabai, kentang, dan bawang bombai stabil, harga bawang putih justru mengalami kenaikan. Yakni dari Rp 24 ribu per kilogram menjadi Rp 26 ribu per kilogram. 

Menurut Antoni, salah satu pedagang, itu karena modal dari harga beli bawang putih juga ikut mengalami kenaikan. Kenaikan itu juga diikuti cabai hijau dari Rp 12 ribu per kilogram menjadi Rp 14 ribu per kilogram.

“Stok lagi sedikit, makanya naik. Yang turun itu bawang merah, dari Rp 26 ribu per kilogram menjadi Rp 24 ribu per kilogram. Ini karena stok lagi banyak,” ujar lelaki 28 tahun itu.

Sementara itu, telur ayam ras sejak dua hari lalu, mengalami kenaikan dari Rp 35 ribu hingga Rp 36 ribu per kartonnya menjadi Rp 36 ribu hingga Rp 37 ribu per karton. Menurut Ravika Oktaviani, salah satu pedagang telur di Pasar Raya Inpres II, memang sudah waktunya.

“Pertama memang dari agennya naik. Dan juga dua bulan lagi akan Idul Adha, jadi memang sudah waktunya naik. Tahun lalu juga begitu,” ujarnya saat ditemui Padang Ekspres ketika memindahkan telur-telur dagangannya ke atas karton.

Selain itu, telur itik pun dikatakan Vika akan naik mulai hari ini (17/7). Yakni dari Rp 72 ribu per karton menjadi Rp 75 ribu per karton. Informasi ini sudah disebutkan langsung dari agen telur itik tempat Vika biasa membeli telur.

Namun, untuk harga telur puyuh per kartonnya mengalami penurunan dari Rp 24 ribu menjadi Rp 23 ribu sejak dua hari yang lalu. Selain itu, pantauan harga bahan pangan lainnya juga masih stabil. 

Seperti beras Solok Rp 21 per gantang, beras Anak Daro Rp 21 ribu per gantang, beras Ir 42 Rp 19 ribu per gantang, beras Muarolabuah Rp 21 ribu per gantang, dan beras Pesisir Rp 19 ribu per gantang. Tak hanya beras, harga gula pasir dan minyak curah pun juga stabil, yakni Rp 13 ribu per kilogram untuk gula pasir dan Rp 12 ribu per kilogram untuk minyak curah.

Sedangkan harga daging sapi masih tetap Rp 120 ribu per kilogramnya. Untuk ayam potong kebutuhan rumah tangga seharga Rp 35 ribu per ekor hingga Rp 40 ribu per ekor. Ini tergantung ukuran ayam. “Kalau untuk ayam ukuran besar Rp 60 ribu per ekornya,” ujar Anto, salah satu pedagang ayam potong.

Salah seorang masyarakat yang tengah berbelanja di Pasar Raya Padang kemarin, Siti Asmanely mengatakan, setelah Lebaran, harga kebutuhan masih tetap stabil. Walaupun terkadang terjadinya kenaikan maupun penurunan harga.

“Wajar itu, saya juga jualan. Jadi maklum saja. Seperti cabai hijau, naik karena stok kurang. Bawang merah turun karena stok lagi banyak,” ujarnya saat tengah memilih-milih cabai.

Wanita 51 ini mengatakan, sejauh harga cabai masih dikategorikan standar ia tak begitu mempermasalahkannya. “Yang masalah itu kalau harga cabai udah sampai Rp 30 ribu per kilogram, harga bawang putih sampai Rp 50 ribu per kilogram, itu baru saya cemas,” tuturnya sambil tertawa. (*) 

© 2014 Padek.co