Harian Pagi Padang Ekspres | Koran.Padek.co

Jerman vs Meksiko: Duel Ulangan Tim Terbaik


Wartawan : Tim Padang Ekspres - Editor : Elsy - 01 July 2017 10:31:31 WIB    Dibaca : 2344 kali

 

Duel ulangan babak penyisihan grup B Piala Konfedarasi antara Cile vs Jerman dipastikan kembali tersaji pada partai final di St Peterseburg, Senin (3/7) usai menaklukkan Meksiko 4-1 pada babak semifinaldi Olimpiyskiy Stadion Fisht, dini hari kemarin (30/6).

Pada pertandingan tersebut, gelandang asal klub FC Schalke 04, Leon Goretzka menjadi protagonis melalui torehan dua gol pembuka yang dicetaknya pada 10 menit pertama. 

Dua gol lainnya disumbangkan Timo Werner menit 59 dan Amin Younes pada menit 90+2. Sedangkan satu-satunya gol balasan Meksiko disumbangkan Marco Fabian pada menit ke-89 melalui tendangan jarak jauh.

Pada pertemuan perdana di fase grup kedua tim bermain imbang 1-1. Cile unggul lebih dahulu melalui gol Alexis Sanchez pada menit keenam sebelum dibalas Lars Stindl menit 41. 

Sukses menjadi pahlawan Die Mannschaft –julukan Jerman, Leon Goretzka, mengaku senang bisa bertemu Cile lagi di final Piala Konfederasi 2017. Dia berharap bisa melampiaskan rasa kurang puas setelah cuma bermain imbang pada perjumpaan di fase grup. 

Menurutnya Goretzka, Jerman sejatinya pantas meraih kemenangan di laga perdana atas Cile. Karenanya, duel di final akan menjadi pelampiasan rasa penasaran akibat cuma bermain imbang di babak grup.

”Secara pribadi saya sangat senang bermain melawan Cile lagi. Mengapa? Karena pada pertandingan sebelumnya melawan Cile kami memiliki sedikit perasaan bahwa hasil imbang itu tidak cukup memuaskan bagi kami,” kata gelandang asal klub FC Schalke 04 yang dinobatkan sebagai man of the match laga melawan Meksiko itu.

”Sekarang kami bisa membuktikan lagi bahwa kami bisa bermain melawan tim yang benar-benar top-flight. Makanya, kami di sini, di turname ini, untuk bertarung melawan tim papan atas,” ulasnya.

Pelatih Jerman, Joachim Loew, menganggap Cile sebagai musuh terkuat di Piala Konfederasi 2017. Jerman dan Cile pernah berhadapan di fase grup dan akan kembali bersua pada partai final, Senin (3/7).

”Tidak ada keraguan sama sekali bahwa Cile adalah lawan paling kuat di turnamen ini,” Low mengatakan pada sebuah konferensi pers di Fisht Stadium.

”Kami tahu orang Cile dengan cukup baik, dan saya yakin mereka akan melakukannya dengan kekuatan penuh. Kedua tim sebelum pertandingan pertama juga telah melakukan banyak analisis mengenai bagaimana kami bermain. Kami pun melakukan hal yang sama pada mereka,” sambung Loew.

Meski pernah bersua pada fase grup, Loew memastikan tak akan ada perubahan berarti dalam hal komposisi pemain yang diturunkan pada partai final. 

”Kami tahu Cile sangat fleksibel dalam organisasi permainan mereka. Mereka telah menonjolkan gaya mereka sendiri selama bertahun-tahun dan perkembangannya sangat bagus serta positif. Kami menyadari hal itu, tentu saja. Ini akan menjadi pertandingan penuh gesekan, saya yakin. Akan banyak pekerjaan di sisi defensif,” sebut Loew lagi.

“Kami harus menerapkan lebih banyak tekanan ke lapangan untuk menciptakan lebih banyak kesulitan bagi mereka. Dalam hal line-up, Anda tidak bisa mengharapkan kejutan besar. Hal yang sama berlaku untuk Cile,” ulasnya.

Di sisi lain, Pelatih Pelatih Meksiko, Juan Carlos Osorio, mengakui serangan yang dibangun Jerman sulit dibendung oleh anak asuhnya. 

”Kami tahu ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Faktanya adalah bahwa cara mereka menyerang tidak bisa kami hentikan,” sesal Osrio. “Di sisi lain, saya akan mengatakan bahwa kami pantas mendapatkan hasil yang lebih baik. Kami telah menunjukkan bisa mencapai gawang lawan tapi mereka sangat, sangat efisien,” jelasnya. (*) 

© 2014 Padek.co