Harian Pagi Padang Ekspres | Koran.Padek.co

Canangkan Satu Rumah, Satu Sarjana


Wartawan : Frikel Adila Mender - Padang Ekspres - Editor : Riyon - 19 June 2017 11:20:39 WIB    Dibaca : 51 kali

 

Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, Guspardi Gaus mencanangkan satu rumah memiliki satu orang sarjana saat memimpin Tim Safari Ramadhan Provinsi Sumbar di Masjid Nurul Iman, Nagari Bawan, Kecamatan Ampeknagari, Kabupaten Agam, Jumat (16/6).

Pencanangan tersebut, sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Agam, umumnya Sumbar. “Satu sarjana tiap satu rumah, agar bisa menjadi tombak bagi perkembangan keluarga, perkembangan nagari,” kata Guspardi Gaus sebelum memberikan bantuan dana Rp 20 juta secara simbolis kepada pengurus Masjid Nurul Iman Nagari Bawan.

Menurutnya, hal yang paling berbahaya di zaman modern seperti sekarang adalah perkembangan teknologi, khususnya internet. Ibarat dua sisi mata uang, di satu sisi teknologi internet sangat berguna untuk menambah pengetahuan dan melihat dunia luar, namun di sisi lain justru bisa menjadi pemicu tindakan menyimpang.

Untuk itu, penggunaan internet di kalangan anak-anak harus dalam pengawasan ketat orangtua. “Penggunaan internet harus diawasi, apalagi anak-anak, karena kebaikan dan keburukan dari internet ini sama banyak, jika disalahgunakan, bisa hancur masa depannya, untuk itu peran orangtua sangat penting,” ujarnya.

Kemudian, dia juga menambahkan, tantangan untuk generasi muda sekarang sangat berat dibanding zaman dulu. Sekarang, budaya-budaya luar sangat mudah masuk ke Indonesia, karena itu orangtua, masyarakat dan pemerintah harus saling bahu-membahu mewaspai hal-hal buruk.

“Menyikapi perkembangan zaman ini, kita harus bisa mendorong anak-anak untuk tetap berkegiatan positif, seperti olahraga dan diarahkan ke pendidikan Al Quran, setidaknya hal tersebut bisa mencegah anak agar tidak terpengaruh oleh sisi buruk perkembangan teknologi,” katanya.

Pengawasan dini sangat penting, karena dunia sudah berubah. Pengawasan dapat dilakukan dengan memaksimalkan pendidikan agama, sebagai pembentuk pondasi akhlak anak.

“Pendidikan agama salah satu hal yang paling penting agar karakter baik bisa terbentuk sejak dini, untuk itu, setiap masjid perlu memaksimalkan TPA agar tujuan tersebut tercapai,” tambahnya. (*)

© 2014 Padek.co