Harian Pagi Padang Ekspres | Koran.Padek.co

Harga lebih Murah Rp 1.500


Wartawan : Tim Padang Ekspres - Editor : Riyon - 19 May 2017 11:31:38 WIB    Dibaca : 125 kali

 

Warga Terbantu Operasi Pasar 

Operasi pasar yang digelar Bulog Divisi Regional (Divre) Sumbar sejak Selasa (16/5) sangat membantu warga mendapatkan sejumlah bahan pokok yang cenderung naik harganya jelang Ramadhan.

Pasar murah tersebut digelar di depan kompleks eks Padang Theater di Pasar Raya Padang dengan sebuah mobil pikap. Mobil berwarna putih itu berisi berbagai kebutuhan bahan pokok seperti beras, gula, dan minyak goreng kemasan. 

Pantauan Padang Ekspres kemarin pasar murah digelar sekitar pukul 10.30. Bagian Perawatan dan Pengendalian Mutu Bulog Divre Sumbar Sumarno mengatakan, sebelumnya pasar murah ini sudah disosialisaikan ke sejumlah pedagang dan pengunjung pasar bahwa program tersebut akan berlangsung setiap hari mulai dari pagi pukul 08.00 hingga pukul 16.00. Namun karena kondisi hujan sejak pagi menyebabkan petugas terlambat datang.

“Kami sudah memberitahukan kepada para pengunjung pasar kemarin tentang operasi pasar ini. Tapi ya mungkin karena hujan jadi masih sepi belum ada yang datang sudah jam segini, kemarin saja sudah satu ton beras yang habis terjual,” terangnya saat sambil mengeluarkan tumpukan gula dari dalam karung.

Kepala Bulog Drive Sumbar Benhur Ngakimi dalam inspeksi mendadak di Pasar Raya Padang Rabu (17/5) telah menjamin bahwa pasokan kebutuhan pangan bagi Kota Padang menjelang Ramadhan hingga Lebaran nanti akan mencukupi sehingga masyarakat tidak perlu cemas kehabisan stok karena dikhawatirkan harga sebagian kebutuhan akan naik nantinya.

“Kebutuhan pangan untuk Kota Padang aman, Bulog menjamin ketersediaan bahan pangan sebagai antisipasi lonjakan harga nantinya,” ucapnya.

Di pasar murah beras premium kemasan lima kilogram dijual Rp 47.500, minyak goreng kemasan isi dua liter Rp 23.500, gula pasir Rp 12.500 per kilogram, cabai merah Rp 26 ribu per kilogram, bawang merah 15 ribu per kilogram.

Untuk beras jenis Sokan dan Anak Daro Rp 12.500 per kilogram serta IR 42 Rp 10.500 per kilogram. Ini artinya Bulog menjual harga sejumlah bahan pangan sekitar Rp 1.000 hingga Rp 1.500 di bawah harga pasar.

Pasar murah tersebut dikeluhkan sejumlah pedagang cabai. Mereka khawatir berpengaruh terhadap pendapatan pedagang. Saat ini harga cabai merah medan Rp 15-16 ribu per kilogram di tingkat agen.

Sedangkan di tingkat pengecer Rp 18-20 ribu per kilogram. Sementara untuk cabai merah jawa di tingkat agen harganya Rp 24 ribu per kilogram dan di tingkat pengecer Rp 26-28 ribu per kilogram. 

Ketua Koperasi Serba Usaha Himpunan Pedagang Pasar Inpres (HIPPI), Amran Tono menyebut, saat ini stok cabai merah di tingkat agen atau pedagang cukup melimpah. 

Ia dan para pedagang lainnya tidak mempermasalahkan adanya pasar murah yang diadakan Bulog tersebut. Karena membantu menstabilkan harga barang kebutuhan pokok di pasaran. 

Adanya perbedaan harga yang ditawarkan Bulog dengan harga pedagang di pasar tidak mempengaruhi pendapatan sejumlah pedagang di Pasar Raya.

Menurut mereka harga cabai saat ini masih stabil karena pasokan cabai medan banyak. Harga cabai medan sekitar Rp  Rp 22 ribu per kilogram, cabai jawa Rp 32 ribu per kilogram, dan cabai lokal Rp 24 ribu per kilogram.        

“Belum ada pengaruhnya saat ini, mungkin karena stok cabai masih banyak dan lagian progam dari Bulog kan baru tiga hari jadi mungkin belum banyak masyarakat yang tahu,” kata pedagang cabai, Dewi Fitriani, 36.

Anton, 47, salah seorang penjual nasi soto di kawasan Padang Theater mengaku lebih memilih membeli beras dari Bulog karena lebih murah dibanding yang dijual pedagang di pasar.

“Saya biasanya memang beli beras dari Bulog untuk dagangan saya karena lebih murah dan rasanya pun sama,” katanya sambil memikul dua kantung beras berisi lima kilogram tersebut. (*)

 

© 2014 Padek.co