Harian Pagi Padang Ekspres | Koran.Padek.co

Leicester vs Tottenham: Gengsi Juara Bertahan


Wartawan : JPNN - Editor : Riyon - 18 May 2017 10:47:18 WIB    Dibaca : 32 kali

 

Leicester City tidak punya target lagi di Premier League. Duel kontra Tottenham di King Power Stadium, dinihari nanti (Live MNC TV pukul 02.00), wajib dimenangkan demi gengsi juara bertahan.

Musim lalu, saat menjadi kampiun Premier League dan membuat sejarah baru bagi klub, Spurs, julukan Tottenham memang menjadi rival utama Leicester. Persaingan keduanya bahkan berlangsung hingga pekan-pekan terakhir hingga Spurs tergelincir.

Apa yang terjadi musim lalu itu tak mampu diulangi Leicester. Hingga pekan ke-36, mereka tertahan di papan tengah. Sebaliknya, Spurs masih tampil hebat. Mengandalkan wajah-wajahlama, Spurs mampu bersaing dalam jalur juara sebelum dikunci Chelsea pada pekan ke-36.

Manajer Leicester, Craig Shakespeare pun sudah menegaskan ambisinya di dua laga sisa. Setelah menelan kekalahan kontroversial di markas Manchester City, pelatih yang menggantikan Claudio Ranieri itu mengatakan ingin memenangi pertandingan sisa timnya.

Menurut Shakespeare yang memenangkan tujuh dari 11 laga terakhirnya, mereka harus finis di posisi terbaik. ”Saya ingin menyelesaikan setinggi mungkin. Untuk melakukan itu kita harus memiliki dorongan dan tekad,” tegasnya di Leicester Mercury.

Ia pun mengklaim, hasil mereka sejauh ini cukup bagus. Dan momentum itu ingin ia lanjutkan hingga akhir musim. “Saya akan berbohong jika saya duduk di sini sekarang dan kami hanya memenangkan satu laga. Dan bilang saya menikmatinya. Hasil memiliki pengaruh besar terhadap pandangan masyarakat, dan pandangan pribadi Anda,” jelasnya.

Berbekal kemenangan atas Manchester United pekan lalu, kubu Spurs juga bertekad pulang dari King Power Stadium dengan hasil positif. Penyerang Spurs, Harry Kane mengatakan, skuat mereka selalu dipenuhi ambisi dan itu akan terus mereka pertahankan bahkan hingga musim-musim selanjutnya.

”Kami punya masa depan yang sangat cerah, skuat hebat, tim yang lapar untuk menang dan belajar dan menjadi lebih baik,” kata Kane yang musim ini kembali mengincar gelar top skor dikutip dari worldsoccertalk.com.

Pada laga kali ini, Leicester akan kehilangan Molla Wague, Nampalys Mendy dan Daniel Drinkwater karena cedera. Sementara dari kubu tim tamu, pelatih Maurichio Pochettino belum bisa membawa Erik Lamela, Harry Winks dan Cameron Carter-Vickers ke King Power Stadium.

Spurs juga dipastikan tanpa Danny Rose yang akan menjalani operasi lutut. Jika menilik dari sejarah head to head kedua tim, nampaknya kekuatan mereka cukup imbang.

Kedua tim sama-sama mencatat satu kemenangan dan tiga kali seri dalam lima pertemuan terakhir mereka. Bentrokan terakhir kedua tim yang barlangsung pada awal musim ini, berakhir dengan hasil imbang 1-1 di White Hart Lane. (*)

© 2014 Padek.co