Ketika Pesantren Ramadhan tak lagi Monoton


Wartawan : Tim Padang Ekspres - Editor : Riyon - 14 May 2017 11:35:45 WIB    Dibaca : 119 kali

 

Secara rutin, setiap Ramadhan Pemko Padang  menggelar program Pesantren Ramadhan. Program ini tentu diharapkan bisa membawa dampak positif dan perubahan pada generasi muda di Kota Padang. Meski begitu, evaluasi program mesti dilakukan agar tak sekadar ada saja.

Salah satunya dalam pengembangan kurikulum. Tentunya dibutuhkan inovasi agar program yang dijalankan siswa ini tak membosankan. Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumbar, M Sayuti Dt Rajo Pangulu menilai perlu dimasukkan konten lokal. Ini berperan sebagai kontrol sikap siswa dan sebagai upaya pencegahan perilaku penyimpangan adat Minangkabau.  

Dalam kurikulum tersebut ia juga menegaskan sebenarnya adat dan agama merupakan hal yang sejalan dan bisa diterapkan dalam Pesantren Ramadhan. Makanya kurikulum muatan lokal perlu masuk dalam program ini. 


Silahkan Login Untuk Lanjut Membaca

Username/ Email
Password
© 2014 Padek.co