Kehidupan Zul Firman, Pembersih Makam Tunggulhitam, Kota Padang


Wartawan : Ade Nidya Zodittia - Padang Ekspres - Editor : Riyon - 07 May 2017 10:48:12 WIB    Dibaca : 71 kali

 

Upah tak Menentu, Anggap Kerja sebagai Ibadah

Jerat kemiskinan selalu mengikat kuat masyarakat badarai. Terlepas dari kemiskinan itu sendiri tidak semudah membalikan telapak tangan. Itulah yang dirasakan Zul Firman, 54, warga Dadok Tunggulhitam, Kota Padang. Agar asap dapur tetap mengepul, laki-laki enam anak ini 27 tahun menjadi bekerja sebagai pembersih makam.

Pemakaman Tunggulhitam terlihat lengang saat Padang Ekspres berkunjung ke lokasi itu beberapa waktu lalu. Tak tampak orang yang berziarah. Begitu sunyi, hanya barisan makam yang menghampar luas. 

Di sebelah utara terlihat seorang lelaki bertopi. Kulitnya gelap seperti sering berpanasan. Dia duduk di bagian pinggir sebuah makam. Kepalanya tertunduk ke bawah, matanya terpejam, jelas terlihat ia sedang kelelahan. Lelaki bertopi itu tersentak, ketika Padang Ekspres menghampirinya.


Silahkan Login Untuk Lanjut Membaca

Username/ Email
Password
© 2014 Padek.co