Harian Pagi Padang Ekspres | Koran.Padek.co

Serba Online


Wartawan : Fajril Mubarak - Padang Ekspres - Editor : Riyon - 16 April 2017 12:33 WIB    Dibaca : 180 kali

 

Keberadaan teknologi kini seakan tidak akan bisa dibendung. Dulu kita mengenal pos untuk saling berkirim surat. Sekarang sudah digantikan email. Buku mulai ditinggalkan menjadi ebooks. Buku tulis digantikan dengan pad dan tab. Berbelanja sekarang tidak perlu turun dari tempat tidur. 

Tidak itu saja, transportasi umum juga berbasis online. Sebelumnya hanya ada di Jakarta dan kota besar lainnya kini juga merambah Padang. Tinggal buka sebuah aplikasi via internet, transportasi yang diinginkan pun langsung menjemput ke alamat. 

Bahkan, nonton pun juga bisa online, yang kebanyakan dilakukan di YouTube, Vimeo, dan website streaming video lainnya. “Jika tidak sempat nonton lewat televisi, keesokannya bisa ditonton lewat youtube. Bisa ditonton dimana saja kita berada,” kata teman.

Semuanya bisa diakses lewat smartphone. Telepon genggam ini sudah dirancang sedemikian rupa sehingga bisa digunakan untuk berbagai hal. Kemudahan yang diberikan smartphone memang memberikan keuntungan tersendiri bagi kalangan masyarakat. 

Jika dulu setiap ingin sesuatu keluar dan antre ke sana-ke sini, di tengah panas dan hujan, sekarang segala sesuatu bisa Anda lakukan hanya dalam genggaman. Hal inilah yang kemudian mendorong banyak perusahaan untuk membuat aplikasi untuk smartphone yang bisa menarik banyak konsumen diberbagai kalangan.

Meski diberikan kemudahan, perlu antisipasi dalam hal keamanan cyber. Hal inilah menjadi salah satu agenda Kementerian Komunikasi dan Informatika yakni antisipasi keamanan cyber untuk mengamankan ekonomi digital. 

Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Bambang Heru Tjahjono pun menyampaikan menjaga keamanan baik arus informasi maupun data sangatlah penting di era mendatang. Hal ini mengingat banyak sektor akan masuk dalam era digital.

Keamanan cyber menjadi penting agar masyarakat maupun pemangku kepentingan yang terlibat juga merasa aman, sehingga ekonomi digital tidak terganggu dan berkembang lebih pesat.

Misalnya berkaitan dengan transportasi berbasis online yang baru-baru terjadi, dan juga siap-siap menghadapi yang terkait dengan hotel, kesehatan, apotek yang berbasis online. Kalau itu semuanya online maka kita harus mengantisipasi yang terkait dengan keamanan data. Begitu juga meningkatnya konsumer internet ke depan. (*)

 

© 2014 Padek.co