Harian Pagi Padang Ekspres | Koran.Padek.co

Soal Esai Lumayan Sulit


Wartawan : Syawaluddin - Padang Ekspres - Editor : Riyon - 21 March 2017 11:45 WIB    Dibaca : 149 kali

 

Pelaksanaan USBN di Padang Lancar

Pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) di Padang kemarin (20/3) berlangsung tertib, aman dan lancar. Hanya saja, sejumlah siswa mengaku kesulitan saat menjawab soal esai yang dinilai lumayan sulit. 

Sejumlah sekolah melaksanakan ujian dengan format ujian tulis, sebagian lain menggunakan komputer. USBN sedikit berbeda dengan ujian sekolah (US). Pada USBN ini, 25 persen materi soal dibuat Pemerintah Pusat, 75 persen dibuat di daerah. 

Irsan, siswa XII IPA 5 SMAN 5 Padang mengatakan, ujian memang beda dengan ujian US, karena USBN ada soal esainya. “Esainya lumayan sulit, namun alhamdulillah saya bisa menjawabnya,” katanya kepada Padang Ekspres kemarin (20/3).

Senada diungkapkan siswa SMAN 5 Padang lainnya, Ikramina Sartika. “Pada soal esai, saya menggunakan nalar saja karena pertanyaannya bersifat umum,” sebutnya.

Ujian berlangsung cukup ketat. Pantauan Padang Ekspres  di SMAN 5 Padang, saat ujian berlangsung, panitia mengumpulkan tas para siswa di luar kelas. Alat komunikasi juga tak boleh dibawa ke ruang kelas.

“Alat komunikasi dimasukkan ke dalam tas masing-masing siswa dan dikumpulkan di luar ruang ujian. Ini agar tidak terjadi kecurangan serta tidak mengganggu keonsentrasi anak dalam ujian,” ujar Wakil Kepala SMAN 5 Padang, Kardinal. Tak hanya siswa, guru juga tidak diizinkan membawa alat komunikasi ke dalam ruang ujian. 

“Mudah-mudahan anak-anak bisa menjawab soal-soal yang diberikan dengan baik. Sebab, USBN juga menentukan kelulusan,”ujar Kepala SMAN 5 Padang, Yeni Putri. 

Pelaksanaan USBN di SMAN 12 Padang di Gurunlaweh juga terlihat tertib. Kepala SMAN 12 Padang, Muhamad Isa mengatakan, USBN dilaksanakan selama empat hari diikuti 282 siswa dari jurusan IPA dan IPS.

Kemarin, untuk jurusan IPS, mata pelajaran yang diuji adalah Agama dan Geografi. Sedangkan jurusan IPA, mata pelajaran Agama dan Biologi. “USBN ini mirip ujian nasional. Pengawasan tetap ketat agar anak dapat berkonsentrasi dan jujur dalam ujian,” imbuhnya. 

Sedangkan pelaksanaan USBN di SMK 2 Padang telah menggunakan sistem komputer. Hal ini dilakukan agar dalam menghadapi UNBK nantinya, para siswa tidak canggung, tapi terlatih.

Waki Kepala SMKN 2 Padang Yen Taufik mengatakan, ada 315 siswanya yang ikut USBN. Mereka terdiri dari lima kompetensi keahlian. “Saat pelaksanaan ujian tadi, jaringan tidak bermasalah,” katanya.

Simulasi UNBK SMP 

Sementara itu, sejumlah SMP yang akan melaksanakan Ujian Nasional (UN) dengan sistem komputer melaksanakan simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) kemarin. Ada yang melaksanakan secara mandiri dan ada yang bergabung ke sekolah lain.

Pantauan Padang Ekspres di SMPN 8 Padang, para siswa merespons dengan baik ujian menggunakan komputer karena lebih praktis. “Selama simulasi UNBK, jaringan lancar. Untuk sementara tidak ada kendala yang berarti,” ujar Nada Indah Savina, siswi kelas IX e SMPN 8 Padang.

Kepala SMPN 8 Padang M A Riadi mengatakan, para siswa bisa mengerjakan soal sesuai waktu yang disediakan.”Waktu diberikan selama dua jam,” katanya.

Dia berharap, listrik tidak dipadamkan oleh PLN karena bisa mengganggu anak-anak dalam simulasi nantinya. “Jaringan saat ini masih lancar-lancar saja tidak ada kendala di lapangan,” sebutnya.

Sedangkan SMPN 25 Padang melaksanakan simulasi UNBK bergabung di SMAN 1 Padang. “Sampai saat ini simulasi masih lancar,” ujar Kepala SMPN 25 Padang, Dwifa Kesuma. (*)

 

© 2014 Padek.co