Harian Pagi Padang Ekspres | Koran.Padek.co

Pelayanan Puskesmas Pemancungan Kecamatan Padang Selatan


Wartawan : Mona Triana - Padang Ekspres - Editor : Riyon - 21 March 2017 11:42 WIB    Dibaca : 144 kali

 

Warga Sebut Kadang Pukul 11.00 Sudah Tutup

Sarana dan prasarana Puskesmas Pemancungan terbilang lengkap. Namun, warga masih mengeluhkan belum maksimalnya pelayanan. Puskesmas tersebut terlihat lengkap dari sarana dan prasarananya. Ada kursi tunggu di dekat pendaftaran. Kamar mandi bersih, apotek, ada juga pojok ASI dan aula. 

Kursi tunggu yang terletak di depan tempat pendaftaran itu kemarin terlihat dipenuhi oleh warga yang sedang menunggu panggilan. Namun sayangnya, pelayanan puskesmas belum maksimal.

Seperti dikatakan Salni, 37, warga yang tengah menunggu untuk berobat. Dia menyebut puskesmas ini baru buka dari pukul 09.00 dan tutup sampai pukul 11.00.

“Tapi biasanya kalau ramai yang berobat puskesmas ini bukanya lebih lama, seperti saat ini masih banyak yang mengantre untuk berobat,” kata Salni yang memiliki nomor antrean 75 ini. 

Ia melanjutkan, untuk berobat di puskesmas secara gratis, karena memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS). Bagi yang berobat secara umum dikenakan biaya sebesar Rp 6 ribu untuk pendaftaran. 

Salah satu warga sekitar yang yang enggan disebut namanya mengatakan, puskesmas kadang hanya buka sampai pukul 11.00. Bagi masyarakat yang sakit tidak bisa langsung pergi berobat ke rumah sakit. Tetapi harus terlebih dahulu ke puskesmas, dan nanti puskesmas akan memberikan surat rujukan yang sesuai. 

Syafri, warga Kampung Batu ditemui meminta surat rujukan ke puskesmas karena istrinya mau melahirkan. Ia mengaku untuk pengurusan surat rujukan tidak dikenakan biaya.

“Kami memiliki KIS jadi tidak bayar, persyaratan pengurusan surat rujukan fotokopi KTP, KK dan surat keterangan miskin dari kelurahan. Biasanya kalau bahan lengkap bisa langsung selesai dalam satu hari,” ucapnya.

Kepala Puskesmas Pemancungan Afrini Dwi Rika Yanti tidak bisa dikonfirmasi karena tengah sibuk melayani pasien. Rini Swatika Sari, petugas Tata Usaha (TU) Puskesmas Pemancungan mengatakan, puskesmas buka setiap hari, dari Senin sampai Sabtu.

Untuk Sabtu, pelayanan puskesmas dari pukul 07.30 sampai pukul 14.00. “Kalau hari biasa kami buka dari pukul setengah delapan sampai pukul setengah tiga sore. Jam istirahat tetap ada pelayanan, kalau ada pasien IGD kami akan tetap melayani,” ucapnya.

Puskesmas Pemancungan memiliki dua dokter umum. Sedangkan jumlah pegawai puskesmas ada 30 orang berstatus sebagai pegawai negeri. Puskesmas ini melayani 155 diagnosa, kalau ada diagnosa yang diluar dari itu akan dilakukan rujukan kepada rumah sakit.

Rini Swatika Sari menyebutkan, penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) paling banyak diderita masyarakat. “Di puskesmas ini melayani semuanya, dari anak sampai ibu. Setiap bulan kami selalu melakukan perekapan data mengenai penyakit yang diderita warga,” terangnya.

Selain itu, ia juga menyampaikan berdasarkan peraturan daerah (perda) dimulai dari 1 Februari lalu, untuk pasien umum dikenakan biaya. Untuk pelayanan dokter sebesar Rp 6 ribu. Untuk pelayanan labor seperti tes kehamilan dan golongan darah dikenakan biaya sebesar Rp 20 ribu.

Dalam ruangan puskesmas juga telah tertempel tarif pelayanan kesehatan dan juga visi dan misi dari puskesmas tersebut. Salah satu misi dari Puskesmas Pemancungan ini memelihara dan meningkatkan kesehatan individu, keluarga dan masyarakat beserta lingkungannya. (*)

 

© 2014 Padek.co