Harian Pagi Padang Ekspres | Koran.Padek.co

Jati Rawan Maling dan Jambret


Wartawan : Syawaluddin - Padang Ekspres - Editor : Riyon - 21 March 2017 11:41 WIB    Dibaca : 159 kali

 

Pencuri semakin berani beraksi di siang hari. Seperti yang terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan, Jati, Kecamatan Padang Timur.

Febi, mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Andalas (Unand) kehilangan motor maticnya di sekitar Fekon Unand Jati baru-baru ini. Selain itu, ada juga rumah kos karyawan swasta yang disatroni maling di siang bolong. Jambret pun berkeliaran pagi dan siang hari.

“Jambret tersebut melakukan aksi pagi dan siang hari. Sasarannya mahasiswi dan ibu rumah tangga,” ujar warga Jati, Junaidi kemarin.

Lelaki 40 tahun ini mengaku, pernah melihat ibu rumah tangga yang sedang berjalan sambil membawa tas,  tiba-tiba tas tersebut di rampas jambret menggunakan kendaraan roda dua yang tidak berplat. “Ibu itu berteriak, namun apa boleh buat, jambretnya sudah kabur,” terangnya.

Selain itu ada juga motor mahasiswa yang hilang saat parkir di Fakultas Ekonomi (Fekon) Jati. Kejadiannya pagi hari saat jam-jam sibuk. “Diharapkan pengendara motor agar menggunakan kunci ganda agar terbebas dari pencurian,” imbaunya.

Sementara saat melapor ke Polsek Padang Timur Kamis (16/3), Febi mengaku motornya hilang di Fekon pada pagi hari. Padahal motor tersebut belum ada plat nomornya.

Sementara itu salah seorang mahasiswa yang enggan disebutkan namanya mengatakan, kawasan Jati dan Jalan Perintis Kemerdekaan rawan jambret dan pencurian. Pencuri tersebut tidak segan-segan melukai korbannya.

“Sekitar dua bulan lalu, kos-kosan saya dimasuki maling pada siang hari. Saat itu saya sedang memasak. Saya mendengar bunyi mencurigakan dari arah kamar. Saat mencek ke asal bunyi tersebut, tiba-tiba jendala kamar kos saya telah terbuka, telepon genggam dan laptop saya telah lenyap,” ujarnya.

Dia mengaku tidak mau melaporkan kejadian tersebut ke polisi karena beranggapan percuma saja karena barangnya sudah hilang. “Saya anggap saja itu suatu musibah, agar ke depannya lebih behati-hati,” sebut lelaki yang sehari-hari bekerja di leasing ini.

Kapolsek Padang Timur Kompol Febgendri mengatakan, dalam minggu ini kasus pencurian sudah mulai menurun karena selalu melaksanakan patroli yang bergabung dengan Bhabinkantibmas.

Terkait hilangnya motor mahasiswa kedokteran beberapa waktu lalu di Fekon, pihaknya mengatakan telah mendatangi TKP dan meminta keterangan satpam. Tetapi saat itu satpam tidak ada di tempat. “Saat  ini masih dalam tahap penyelidikan,” katanya.

Ia mengimbau warga agar dandanan jangan terlalu menyolok. Saat berkendaaran jangan letakkan tas di belakang, tapi di sebelah kiri. Sementara untuk curanmor juga diharapkan partisipasi satpam untuk lebih intens mengawasi kawasan kampus.

“Untuk mengantisipasi, sebaiknya pemilik kendaraan menggunakan kunci ganda, karena rata-rata dari kelalaian pemilik kendaraan salah satunya kuncinya tertinggal di motor sehingga motornya raib,” katanya. (*)

 

© 2014 Padek.co