Harian Pagi Padang Ekspres | Koran.Padek.co

Teladani Perjuangan Roehana Koeddoes


Wartawan : Mustafa Akmal - Padang Ekspres - Editor : Riyon - 21 March 2017 11:35 WIB    Dibaca : 147 kali

 

Santri SMA Excellent Nurul Ikhlas Studi Banding

Sebanyak 25 santri putri SMA Excellent Nurul Ikhlas Pondok Pesantren Nurul Ikhlas Pincurantinggi Nagari Panyalaian Kecamatan X Koto studi koperatif, Sabtu (18/3). Siswa ini mengunjungi kampung wartawati pertama Roehana Koeddoes dan Museum Amai Setia Kotogadang Kecamatan IV Koto Kabupaten Agam.

Keberangkatan santri tersebut dipimpin Wakil Kepala SMA Excelent Yefrison dan instruktur pendamping Mustafa Akmal dan guru Putri Linda Marlina.

Kedatangan santri tersebut disambut Pewaris Roehana Koeddoes Dasril Danis dan Penjabat Wali Nagari Kotogadang bersama perangkatnya Richo serta pengurus Yayasan Amai Setia Kotogadang Weni Zarti dan bendaharanya Hasnira.

Yetrison menyampaikan, tujuan studi banding ini untuk meningkatkan pengetahuan santri SMA Excellent. Saat ini sedang melakukan praktik jurnalistik dipandu leh Mustafa Akmal, wartawan Padang Ekspres. Mereka mengunjungi Museum Roehana Koeddoes dan melihat kerajinan Amai SETIA 1915.

Pewaris Roehana Koeddoes yang tinggal di Kotogadang Dasril Danis menyebutkan, Roehana Koeddoes adalah wartawati pertama di Indonesia. Ia sangat dibenci oleh Belanda. Roehana adalah seorang perempuan yang mempunyai komitmen yang kuat pada pendidikan, terutama untuk kaum perempuan. 

Pada zamannya Roehana termasuk salah satu dari segelintir perempuan yang merasa ada diskriminasi terhadap perempuan. Menurutnya, kesempatan mendapat pendidikan, tindakan semena-semena yang harus dilawan. Keberadaan dan perjalanan sosok Roehana Kudus itu bisa dilihat di Museum Amay Setia. (*)

 

© 2014 Padek.co