Harian Pagi Padang Ekspres | Koran.Padek.co

Avanza vs Truk, Dua Luka Berat


Wartawan : Yuwardi - Padang Ekspres - Editor : Riyon - 21 March 2017 11:02 WIB    Dibaca : 108 kali

 

Kecelakaan di Jalinsum Padangpanjang-Padang 

Minibus Avanza BA 1044 QA bertabrakan dengan truk jenis Colt Diesel BK 8684 DD di jalan lintas umum (jalinsum) Padangpanjang-Padang, di kawasan objek wisata Mega Mendung, Senin (20/3) sekitar pukul 05.30. Dua penumpang mengalami luka berat dan dua luka ringan.

Empat korban kecelakaan tersebut masing-masing Maizul Andri, 42 dan Yudila, 18 mengalami patah pada tangan. Sementara Doni, 20 dan Mulia, 17 mengalami luka ringan.

Informasi yang dihimpun di tempat kejadian peristiwa (TKP), kecelakaan berawal ketika minibus Avanza BA 1044 QA meluncur dari arah Padangpanjang menuju Padang dengan kecepatan tinggi. Tepat di tempat kejadian peristiwa, truk jenis Colt Diesel BK 8684 DD datang dari arah berlawanan.

Salah seorang penumpang Avanza, Sandru, 23, asal Payakumbuh mengatakan, saat berangkat dari kota Botiah itu, mobil ditumpangi bersama tiga penumpang lainnya terasa melaju kencang.

Di tengah lelapnya tidur, penumpang sontak terbangun dan berteriak. Karena mobil yang mereka tumpangi menghantam dinding box truk colt diesel dengan keras sehingga membuat mobil terguling. 

“Saat kejadian, kami dikagetkan bunyi tabrakan yang keras. Kemudian kondisi mobil sudah rebah yang mengakibatkan dinding mobil hancur dan kami luka-luka dan ada yang patah tangannya,” tutur Sandru kepada wartawan saat dirawat di RS Yarsi Padangpanjang.

Peristiwa tabrakan yang terjadi menjelang fajar tesebut, dengan cepat menjadi penyebab kemacetan cukup panjang. Hal ini dikarenakan, dua mobil yang terlibat tabrakan menutup akses lalu lintas, sementara jajaran Satlantas Polres Padangpanjang belum sampai di TKP.

Kasat Lantas Polres Padangpanjang, AKP Yuneldi C yang datang 10 menit pasca-kejadian bersama sejumlah personel, tampak langsung melakukan pengamanan dan melarikan 4 korban kecelakaan yang mengalami luka cukup serius.

“Begitu mendapatkan laporan, kami langsung ke TKP dan memberikan pertolongan yang utama kepada korban untuk segera dilarikan ke RS Yarsi,” jelas Yuneldi.

Berdasar keterangan pihak medis, masing-masing mengalami luka berat dan ringan. “Maizul dan Yudila mengalami patah pada tangan dan dua lainnya hanya luka ringan,” tutur Yuneldi.

Kapolres Padangpanjang, AKBP Cepi Noval yang ikut turun di TKP ketika proses evakuasi truk dari tengah badan jalan, mengatakan kejadian tersebut telah ditangani Satlantas. Namun untuk sementara status dan keberadaan sopir truk yang melarikan diri pasca-kejadian, belum diketahui.

“Kini kami tengah mengejar sopir truk yang tidak diketahui apakah melarikan diri atau menyelamatkan diri. Kecelakaan ini murni human error, dan kami mengimbau agar pengemudi tidak ugal-ugalan karena dapat merugikan pengemudi lain,” tegas Cepi yang harus menunda perjalanan ke Mapolda Sumbar pagi itu.

Sementara arus lalu lintas di sepanjang Jorong Lembahanai, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanahdatar tersebut mulai lancar sekitar pukul 06.45. “Proses evakuasi badan truk cukup memakan waktu,” pungkas Yuneldi. (*)

 

© 2014 Padek.co