Harian Pagi Padang Ekspres | Koran.Padek.co

Indonesia U-22 vs Myanmar: Ujian Pertama Milla


Wartawan : JPNN - Editor : Riyon - 21 March 2017 10:54 WIB    Dibaca : 24 kali

 

Target terdekat yang dibebankan kepada Luis Milla adalah meraih medali emas di SEA Games 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia pada Agustus nanti. Namun, jauh sebelum even tersebut berlangusung, publik sepakbola sudah menggantung harapan besar dipundak pelatih asal Spanyol itu, kemenangan di setiap laga. 

Dan, pertandingan persahabatan internasional antara Indonesia melawan Myanmar di Stadion Pakansari, Cibinong-Bogor sore nanti (tayangan langsung RCTI Pukul 16.00 WIB) adalah langkah awal Mlla menjawab semua ekspektasi publik sepakbola tanah air itu. Ya, meski berstatus ujicoba, publik sepakbola sangat mengharapkan kemenangan. 

Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi bahkan memiliki harapan yang sangat luar biasa untuk hasil dari laga tersebut. Melihat para pemain yang mayoritas adalah pemain muda dengan semangat tinggi, plus dilatih oleh seorang pelatih yang sangat berpengalaman, Edy punya harapan, Indonesia bisa menang dengan skor 3-0. 

Melihat jam terbang Milla dalam dunia kepelatihan, tentu itu bukan ekspekatasi yang berlebihan. Sebab, semenjak masih menjadi pemain, Milla pernah merumput bersama dua raksasa Spanyol, Barcelona dan Real Madrid.

Ketika menjadi pelatih pun, dia sukses membawa Spanyol juara Piala Eropa U-21 pada 2011 silam bersama Juan Matta dan kawan-kawan. Meski memiliki optimisme tinggi, Milla tetap merendah. Menurut dia, tim yang baru terbentuk pada 12 Maret lalu itu masih jauh dari sempurna.

”Buat kami ini adalah pertandingan pertama, dan jalan menuju SEA Games masih panjang. Melawan Myanmar bermaterikan pemain senior yang bertalenta dan berbakat. Ini tantangan bagi kami,” kata Milla. 

Memang, dalam laga FIFA Matchday tersebut, Indonesia memutuskan untuk menurunkan pemain pemain-muda U-22 yang diproyeksikan untuk berlaga di SEA Games 2017 di Kuala Lumpur Malaysia, Agustus mendatang. Sementara mayoritas pemain yang di bawah oleh Myanmar adalah pemain yang berlaga di Piala AFF 2016 lalu. 

Sayang, Milla tidak mau terlalu berbicara terkait kerangka formasi yang akan dia lakukan dalam laga latih tanding itu. Namun, dari latihan dua hari terakhir, Milla cenderung bergantung pada satu striker dengan formasi 4-2-3-1. Striker muda Persela Lamongan, Nur Hardianto diharapkan bisa menjadi ujung tombak seorang diri di pertahanan lawan. 

Dia akan dibantu oleh para gelandang seperti Evan Dimas Darmono yang sudah sarat pengalaman di even internasional serta Saddil Ramdani dan Febri Haryadi. Kedua pemain yang terkenal memiliki kecepatan dia atas rata-rata ini, akan ditugaskan untuk membantu serangan dari  sisi kiri dan kanan lapangan. 

Hansamu Yama yang cukup berpengalaman bersama Timnas di Piala AFF 2016 lalu, diharapkan bisa memainkan perannya sebagai salah satu pemain senior di dalam tim bersama Zalnando, Ryuji Utomo dan Putu Gede di lini belakang. 

Di sisi lain, pelatih Myanmar, Gerd Zeise mengatakan, dia akan melakukan kombinasi antara pemain muda dan senior saat melawan Indonesia nanti. Sebab, ada sejumlah pemain dari total 21 pemain yang diboyong juga diproyeksikan pada SEA Games 2017 nanti. (*)

© 2014 Padek.co