Harian Pagi Padang Ekspres | Koran.Padek.co

2.400 Siswa Ikuti Simulasi UNBK


Wartawan : Syawaluddin - Padang Ekspres - Editor : Riyon - 20 March 2017 12:01 WIB    Dibaca : 131 kali

 

Hari ini, USBN SMA Dimulai

Sejumlah SMP di Padang terus mematangkan persiapan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Sebanyak 15 SMP di Padang melaksanakan simulasi UNBK hari ini (20/3). Dari 15 sekolah itu, empat sekolah melaksanakan secara mandiri dan 11 sekolah bergabung ke sekolah lain.

Pantauan Padang Ekspres kemarin (19/3), di SMPN 8 Padang, pihak sekolah telah melakukan persiapan untuk  melakukan simulasi UNBK. Tiga ruang labor komputer yang akan digunakan untuk UNBK sudah siap digunakan. Jadwal ujian sudah tertempel di salah satu dinding labor komputer tersebut.

Kepala SMPN 8 Padang, M A Riadi mengatakan, peralatan untuk UNBK siap digunakan dengan jumlah komputer 100 unit yang terdiri dari tiga ruang labor komputer.

Dari 100 unit komputer tersebut ada lima unit komputer yang tidak bisa digunakan. Namun jumlah komputer mencukupi untuk siswa yang akan mengikuti ujian.
“Jumlah labor tiga buah, satu ruang labor diisi 32 siswa  dan jadwal ujian simulasi dibagi dalam tiga sesi dilakukan selama dua jam,” katanya.

Jumlah siswa SMPN 8 Padang yang ikut simulasi ada 269 orang. “Mudah-mudahan tidak terjadi masalah saat simulasi nanti. Jaringan juga telah dipersiapan dan telah disinkronkan ke 3 labor tersebut,” ucapnya.

Kepala SMPN 25 Padang Dwifa Kesuma menyebut, jumlah siswa yang akan ikut simulasi UNBK 283 orang. Simulasi akan dilakukan di SMAN 1 Padang. 

Untuk persiapan, pihaknya telah melakukan belajar tambahan di sekolah kemudian juga membahas soal-soal ujian lima tahun sebelumnya per mata pelajaran. “Ini simulasi yang ketiga. Semoga SMPN 25 Padang sukses dalam UNBK,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan Padang Ramson mengatakan, ini merupakan simulasi yang terakhir. Simulasi akan dilaksanakan sampai 21 Maret mendatang.

Secara keselurahan, peserta simulasi UNBK sekitar 2.400-an siswa. “Sesi untuk jadwal ujian tetap sama, yakni ada tiga sesi. Sementara tujuan dari simulasi ini persiapaan siswa terakhir untuk mengikuti UNBK sehingga mereka tidak gagap nanti dalam melaksanakan UNBK,” imbuhnya. 

Sementara Wakil Kepala SMPN 9 Padang Ermiyeti mengatakan, saat ini SMPN 9 Padang belum siap ikut UNBK. Ini disebabkan sarana dan prasarana belum lengkap. “Jumlah komputer yang tersedia 30 unit, sementara jumlah siswa kelas IX 209 orang,” terangnya.

Ke depannya, ia akan mencoba meminta bantuan kepada pemerintah, baik sarana komputer atau ruangan labornya. “Target kami tahun 2019 akan ikut UNBK karena harus banyak persiapannya seperti sarana dan prasarananya,” ujarnya. Sementara SMP yang tidak ikut simulasi UNBK di Padang ada 77 SMP terdiri dari SMP negeri dan swasta. 

USBN SMA

Sementara itu, hari ini pelajar SMA dan SMK di Padang akan mengikuti Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN). Ujian ini baru pertama kali dilaksanakan, dan berbeda dengan Ujian Sekolah (US). Sebab dalam USBN, 25 persen soalnya dibuat Pemerintah Pusat dan 75 persen di daerah.

Kepala SMAN 1 Padang Nukman mengatakan, terkait 75 persen soal tersebut, dibuat oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dari  masing-masing mata pelajaran di Padang yang di koordinir oleh Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Padang.

USBN dilaksanakan selama empat hari dengan mata pelajaran yang diujikan untuk jurusan IPA yakni Agama, PKN, Sejarah, Fisika, Kimia dan Biologi, untuk jurusan IPS yakni Agama, PKN, Sejarah, Ekonomi, Geografi dan Sosiologi. Pelaksanaan ujiannya masih menggunakan kertas.

“Jumlah siswa SMAN 1 Padang yang ikut USBN sebanyak 261 orang yang terdiri dari 234 orang dari  jurusan IPA dan 27 orang dari jurusan IPS,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 3 Padang Ramadhan Syah menyebut, persiapan sekolah yang dipimpinnya sesuai dengan standar prosedur. “Anak-anak juga telah siap karena hampir sama dengan ujian sekolah,” katanya.    

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sumbar, Burhasman Bur mengatakan, persiapan pelaksanaan USBN ini sama dengan ujian sekolah. Tidak ada yang menonjol. “US standarnya memang dari sekolah, sementara USBN merupakan berstandar nasional dan ada kisi-kisinya yang dari nasional,” ujarnya.

USBN ini baru kali ini dilaksanakan, yang diikuti semua siswa kelas tiga dari SMA, SMK. “Mudah-mudahan semua siswa bisa melaksanakan USBN tersebut dengan lancar,” imbuhnya. (*)

© 2014 Padek.co