Harian Pagi Padang Ekspres | Koran.Padek.co

Hati-hati Terjerat Hukum


Wartawan : Yoni Syafrizal - Padang Ekspres - Editor : Riyon - 20 March 2017 11:49 WIB    Dibaca : 40 kali

 

Meningkatnya alokasi anggaran nagari untuk menunjang pembangunan nagari, dituntut kehati-hatian para wali nagari dalam penggunaannya dana tersebut. Perangkat nagari diminta mempelajari dan menguasai tata kelola keuangan. 

Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Pesisir Selatan (Pessel), Erizon menyebutkan, alokasi dana tersebut untuk menunjang kelancaran pelaksanaan roda pemerintahan di tingkat nagari. 

Di Pessel tahun 2017 ini, naik sebesar 14 persen dari tahun sebelumnya, atau sebesar Rp 231,468 miliar. Agar serapan anggaran bisa tercapai sesuai yang direncanakan, maka kepada para wali nagari diminta agar mempelajari tata kelola keuangan.

Tujuan lainnya agar tepat dalam penggunaan anggaran, tidak melanggar atau berbenturan dengan aturan yang berlaku. Alokasi dana itu sepenuhnya menjadi pendapatan nagari dan diperuntukkan bagi tata kelola pemerintahan, pembangunan, pemberdayaan masyarakat dan pembinaan kemasyarakatan.

Agar tidak tersangkut persoalan hukum, maka semua wali nagari harus mempelajari dan menguasai aturan tata kelola keuangan. Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Pessel, Suhandri mengatakan, alokasi anggaran sebesar Rp 231,468 miliar itu akan diperuntukkan bagi 182 nagari yang ada di Pessel.

“Besaran anggaran per nagari tergantung dari luas wilayah, jumlah penduduk dan tingkat kesulitan atau jarak tempuh dari pusat kabupaten. Kalau dirata-ratakan besar anggarannya Rp 1,2 miliar per nagari,” katanya.

Pencairan anggaran dilakukan per tri wulan dan harus didasari kelengkapan laporan penggunaan pada tri wulan sebelumnya. 

Wali Nagari Kambang Timur Kecamatan Lengayang, Sondri KS ketika dihubungi Padang Ekspres kemarin (19/3) mengatakan, melalui dukungan dana transfer yang bersumber dari APBD atau Dana Desa (DD) itu, pihaknya dapat melaksanakan pembangunan nagari yang prioritas. Seperti infrastruktur pertanian, kesehatan, pendidikan dasar, jalan penghubung desa dan lainnya. (*)

© 2014 Padek.co