Harian Pagi Padang Ekspres | Koran.Padek.co

Homecoming Game Jadi Milik Persebaya


Wartawan : JPNN - Editor : Riyon - 20 March 2017 11:01 WIB    Dibaca : 125 kali

 

Homecoming Game Persebaya yang menjamu PSIS Semarang pada laga friendly match di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (19/3) menjadi milik skuad Green Force. Bermain di bawa dukungan sekitar 50 ribu suporternya, Persebaya menang 1-0 lewat gol dari titik penalti Rahmad Irianto pada menit ke-79.

Kemenangan ini menjadi balasan yang sempurna karena pada pertemuan pertama kedua tim di Semarang, Minggu (12/3) lalu, PSIS menang 1-0.

Jalannya pertandingan yang juga disaksikan Menpora dan Ketua Umum PSSI Edy Rachmayadi ini dan disaksikan sekitar 50 ribu bonek ini berlangsung ketat. Kedua tim sama-sama menampilkan permainan menyerang sejak menit awal pertandingan.

Dua peluang didapatkan Persebaya pada menit kelima dan keenam. Salah satunya melalui sundulan Rahmat Latif. Tapi bola masih melebar dari gawang PSIS. 

Tendangan keras Bijahil Chalwa juga masih melambung di atas gawang tim Mahesa Jenar. Lima menit berselang, Chalwa kembali memiliki peluang akibat blunder penjaga gawang PSIS. Tapi sayang, bola masih tidak dalam kontrol sempurnanya sehingga masih bisa dihalau.

Pada menit ke-27, tendangan bebas Ridwan Awaludin sebenarnya bisa mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk Persebaya. Tendangannya yang sempat memantul tiang atas dan melewati garis gawang, tak dianggap gol oleh wasit Prasetyo Hadi.

PSIS juga sempat mengancam. Gawang Dimas Galih, pada menit ke-37' juga nyaris kebobolan. Tendangan M. Yunus, masih tipis di atas mistar. Tidak berselang lama, Oktavianus Fernando membalas. Namun lagi-lagi, tendangannya dari dalam kotak penalti masih bisa ditahan kiper.

Sebelum babak pertama berakhir, pelatih Persebaya,  Iwan Setiawan memasukkan striker Rachmat Afandi menggantikan Bijahil Chalwa. Penyerang seleksi asal Bojonegoro itu hanya mendapat kesempatan selama 43 menit untuk unjuk gigi, namun dia kurang bisa memanfaatkan peluang itu. Hingga babak pertama selesai, skor tetap tanpa gol.

Persebaya mencoba tancap gas di babak kedua dengan menurunkan Irfan Jaya. Pemain mungil asal Sulawesi Selatan (Sulsel) itu diharapkan bisa mempertajam lini depan. Persebaya mendapat keuntungan setelah bek Anhar Latif dikartu merah wasit di pertengahan babak kedua.

Bermain melawan 10 pemain membuat Persebaya semakin leluasa membombardir pertahanan PSIS. Persebaya mendapat hadiah penalti pada menit ke-81 setelah bek mereka menjatuhkan Abdul Aziz di kotak terlarang. Wasit juga memberikan kartu merah pada pemain PSIS, Sadam Sudarma, akibat protes yang berlebihan.

Rachmat Irianto yang menjadi eksekutor berhasil membuat Persebaya unggul. Rian - sapaan akrabnya, dengan cerdik mengarahkan bola ke kiri gawang. Kiper Aji Bayu hanya terpaku melihat gawangnya dijebol putra legenda hidup Persebaya, Bejo Sugiantoro tersebut. Skor 1-0, bertahan hingga pertandingan berakhir.

Secara umum permainan Mat Halil dkk sebenarnya masih belum istimewa, aliran bola baik dari sektor tengah maupun sayap ternyata mudah dipatahkan lini tengah PSIS Semarang, yang sebenarnya justru bermain baik sebelum akhirnya mereka bermain dengan 10 orang. 

Namun demikian dengan masih adanya waktu menjelang bergulirnya kompetisi Liga 2, April mendatang. Jajaran pelatih Persebaya bisa segera membenahi kekurangan ini, terutama untuk menambah pemain yang dirasa dibutuhkan. (*)

© 2014 Padek.co