Ulama dan Sensitivitas Umat


Wartawan : Donny Syofyan - Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas - Editor : Riyon - 17 February 2017 11:33 WIB    Dibaca : 65 kali

 

Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Barat dinyatakan ditutup karena tidak ada anggaran operasional. Penutupan tersebut mulai berlaku dari awal Februari dan dua orang petugas administrasi terpaksa di istirahatkan. Hal ini disampaikan oleh Ketua MUI Sumbar Gusrizal Gazahar melalui akun media sosialnya Facebook. Penyataan yang diunggah pada pukul 10.21, Rabu (8/2) tersebut menuai tanggapan dari berbagai netizen.

Dari pelbagai tanggapan tersebut, garis merah bisa ditarik bahwa kunci keberlangsungan MUI sebagai lembaga terbuhul erat dengan partisipasi umat secara finansial, semisal donasi secara independen dan transparan. Isu MUI di ranah Minang ini memang berbarengan dengan tren marjinalisasi ulama dan tokoh-tokoh Islam seiring dengan kasus penistaan agama oleh Ahok. 


Silahkan Login Untuk Lanjut Membaca

Username/ Email
Password
© 2014 Padek.co