Harian Pagi Padang Ekspres | Koran.Padek.co

Bayern Muenchen vs Arsenal 5 - 1: Wenger Luluh Lantak


Wartawan : JPNN - Editor : Riyon - 17 February 2017 10:41 WIB    Dibaca : 34 kali

 

Babak 16 besar Liga Champions benar-benar penuh dengan hasil mengejutkan. Setelah Barcelona yang secara tak disangka dibantai 0-4 oleh Paris Saint-Germain pada pertemuan pertama, giliran Arsenal yang jadi bulan-bulanan.

Menghadapi Bayern Muenchen pada leg pertama babak 16 besar di Allianz Arena, The Gunners luluh lantak dan kalah 1-5, Kamis (16/2). Hasil ini jelas tak disangka karena Arsenal sebenarnya berada dalam momentum kebangkitan dan bermain dengan skuat terbaik.

Uniknya lagi, babak pertama kedua tim bermain cukup berimbang. Arjen Robben menjadi pemain pertama yang tercatat di papan skor, usai membawa Muenchen unggul 1-0 di menit ke-11. Alexis Sanchez berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-30 lewat titik penalti.

Setelah 45 menit pertama berjalan seru. Babak kedua menjadi malapetaka bagi Arsenal. Mereka seperti kehilangan akal dan penguasaan bola. Hanya dalam 10 menit Arsenal kebobolan tiga gol.

Robert Lewandowski dan Thiago Alcantara mengamuk. Lewandowski mencetak satu gol dan satu assist untuk Thiago pada menit ke-53 dan 56. Sementara Thiago membuat gol keduanya tujuh menit setelah gol pertamanya.

Tak berhenti, Thiago menutup pembantaian Bayern lewat assist cantik ke kaki Thomas Mueller di menit ke-88. Hingga Bayern pun menang di leg pertama dengan skor yang sangat telak 5-1.

Statistik Mister Chip mencatat, tiga gol dalam durasi sepuluh menit itu adalah untuk pertama kalinya terjadi dalam sejarah Liga Champions. Kasihan, Arsenal. 
Arsenal menjadi tim pertama Inggris yang kebobolan 200 gol di Liga Champions. Menariknya, Bayern memang menjadi lawan yang biasa membantai Arsenal.

Ini menjadi pertama kalinya The Gunners kebobolan lima gol sejak November 2015 dimana mereka juga kalah 1-5 pada pertemuan terakhir dengan Bayern. 
Bayern sendiri selalu menang pada 16 laga kandang terakhir di Liga Champions. Rekor kemenangan terpanjang dalam sejarah kompetisi. 

Arsenal butuh keajaiban luar biasa untuk membalikkan keadaan, saat leg kedua berlangsung di Emirates, 8 Maret nanti. Untuk lolos ke perempat final, setidaknya pasukan asuhan Arsene Wenger itu harus menang 4-0.  

Juru taktik Arsenal, Arsene Wenger kian tersudut. Penampilan timnya jauh dari kata stabil. Fans fanatik di London pun bergolak. Saat ini sedang gencar topik ‘Wenger Out’. Namun Wenger mengaku tak terpengaruh dan memilih fokus untuk menyiapkan tim melakoni pertandingan. 

Belakangan, pendukung Arsenal semakin berani mengekspresikan kekecewaan terhadap Wenger. Saat laga tim kesayangan mereka melawan Chelsea akhir pekan kemarin, muncul juga tulisan dan seruan enough is enough time to go. 

“Di sebuah klub, adanya perbedaan pendapat itu adalah hal yang penting. Bagi saya, yang penting bukan tentang pendapat orang, namun bagaimana cara kami meresponsnya,” ucap Wenger. 

Tak ada yang menyangka Bayern Muenchen mampu tampil sempurna dan benar-benar memberikan sesuatu yang spesial saat menghadapi Arsenal. Kemenangan 5-1 di leg pertama 16 besar Liga Champions sudah jadi bukti sahih kualitas mereka.

Melihat hasil ini, Bayern sangat percaya diri bisa menuntaskan tugas 16 besar di leg kedua nanti. Salah satu pemain yang paling mencolok pada laga tersebut adalah gelandang serang Thiago Alcantara.

Sang pemain mampu mencetak brace ditambah satu assist. Pelatih Carlo Ancelotti pun memberikan pujian khusus untuk pemain ini. Dia menganggap Thiago berhasil mencapai performa terbaik. (*)

© 2014 Padek.co