Harian Pagi Padang Ekspres | Koran.Padek.co

Benfica vs Borussia Dortmund 1 - 0: Dewi Fortuna Berpihak ke Benfica


Wartawan : JPNN - Editor : Riyon - 16 February 2017 10:57 WIB    Dibaca : 20 kali

 

Borussia Dortmund mengakhiri laga di markas Benfica pada leg pertama babak 16-besar Liga Champions 2016-2017, Rabu (15/2) dini hari WIB, dengan kekalahan. Gol tunggal Kostas Mitroglou pada menit 48 membuat Dortmund pulang dengan tertunduk lesu. 

Lebih mengecewakan lagi, Dortmund gagal memanfaatkan peluang untuk menyamakan kedudukan pada menit 58. Tendangan penalti yang dieksekusi Pierre-Emerick Aubameyang mampu digagalkan kiper Benfica, Ederson. 

Ini merupakan pertemuan ketiga bagi kedua klub dalam sejarahnya. Benfica pun menegaskan selalu menang saat menjamu Dortmund di Estadio da Luz. Sebelumnya, pada Liga Champions 1963-1964 saat masih bernama Piala Champions, Benfica juga menang atas Dortmund di Da Luz dengan skor 2-1. 

Namun, Benfica pernah kalah telak 0-5 saat berkunjung ke kandang Dortmund. Itu terjadi pada leg kedua 8-besar Liga Champions 1963-1964. Mereka dipermak 0-5 di markas Die Borussen - julukan Dortmund. 

Artinya, Benfica tak boleh terlalu berpuas diri dengan kemenangan 1-0 ini. Mereka punya sejarah buruk saat melakoni leg kedua di kandang Dortmund. Di satu sisi, kekalahan 0-1 ini bagi Dortmund bukan berarti kiamat. Tim asuhan Thomas Tuchel itu masih memiliki kans besar untuk membalikkan keadaan. 

Terlepas dari itu, kemenangan Benfica bisa dikatakan berkat Dewi Fortuna. Maklum saja, sepanjang laga tim asuhan Rui Vitoria itu terus ditekan. Luisao cs hanya mampu melakukan penguasaan bola sebanyak 35 persen. Bandingkan dengan Dortmund yang begitu dominan saat memegang bola dengan 65 persen. 

Tak hanya itu, Benfica pun hanya melepaskan 2 tembakan! Satu on target dan satu meleset. Namun, dari satu on target itu berhasil mengoyak jala gawang Roman Burki.

Sementara, Dortmund sangat garang dalam melakukan serangan. Ini berbanding lurus dengan penguasaan bola yang mereka lakukan. Marco Reus cs mampu melepaskan 11 tembakan dengan 4 di antaranya tepat sasaran. Namun, tak ada gol yang tercipta. 

Bisa dibilang Benfica tampil efektif meski tak lepas dari keberutungan. Mitroglou, penyerang berdarah Yunani, menjebol gawang Dortmund lewat kaki kiri usai menerima umpan dari kapten tim, Luisao. Itu merupakan gol ke-13 dia dalam 13 laga terakhir bersama Benfica di semua ajang. 

Dalam laga ini pula, Luisao meraih milestone tersendiri. Dia memainkan laga ke-500 selama berkostum Benfica di semua ajang. Defender asal Brasil tersebut memang menjadi sosok setia di Da Luz.

Pelatih Benfica, Rui Vitoria, memuji penampilan Borussia Dortmund saat kedua tim bersua pada leg pertama babak 16-besar Liga Champions 2016-2017, Rabu (15/2) dini hari WIB. Namun, dia bangga dengan perjuangan para pemainnya yang mampu menang dengan skor 1-0.

Vitoria mengakui Dortmund tampil lebih baik ketimbang Benfica. Baik dalam penguasaan bola maupun jumlah serangan, Dortmund mendominasi. Tapi, kemenangan bisa didapat timnya lewat gol tunggal Kostas Mitroglou.

Bisa dibilang Benfica dinaungi Dewi Fortuna. Vitoria pun mengakuinya. Apalagi Dortmund gagal mencetak gol setelah penalti Pierre-Emerick Aubameyang gagal dikonversi menjadi gol.

”Melawan tim sekelas Dortmund pasti menyulitkan. Kami beruntung bisa mengakhiri laga dengan kemenangan meski Dortmund lebih baik dari kami,” sebut Vitoria seperti dilansir Uefa.com.

“Tentu saja ini kemenangan yang pantas dirayakan. Kami menang dan tak kebobolan. Berbicara tentang keadilan dalam pertandingan, itu memang menyakitkan,” imbuh Vitoria.

Vitoria menambahkan bahwa Dortmund memang lebih gemilang secara permainan meski bermain di kandang lawan. “Saya setuju Dortmund tampil lebih baik dan mereka sangat kuat. Kami kesulitan namun bisa menang. Kini, kami siap untuk laga leg kedua,” pungkas Vitoria. 

Para penggawa Borussia Dortmund yakin tetap melaju ke perempat final meski kalah pada leg pertama babak 16-besar Liga Champions 2016-2017 saat bertandang ke markas Benfica, Rabu (15/2) dini hari WIB.

Dortmund kalah 0-1 di Da Luz berkat gol tunggal Kostas Mitroglou. Secara permainan, tim asuhan Thomas Tuchel tersebut lebih gemilang. Namun, Dewi Fortuna lebih memihak Benfica.

Meski kalah, para penggawa Dortmund yakin tetap lolos dengan membalikkan keadaan pada leg kedua. Bermain di Signal Iduna Park, mereka yakin bisa meraih kemenangan dengan selisih lebih dari satu gol dan tak kebobolan.

“Kami bermain lebih baik. Sejumlah peluang berhasil kami dapatkan,” sebut gelandang serang Andre Schuerrle seperti dilansir Uefa.com.

“Kami akan menjamu Benfica pada leg kedua di Signal Iduna Park. Tentunya kami akan didukung oleh suporter sendiri dan itu membuat kami yakin bisa membalikkan keadaan,” imbuh Schuerrle. Hal senada juga disampaikan oleh Julian Weigl. Dia dan seluruh pemain menyimpan keyakinan tetap bisa lolos ke perempat final. (*)

© 2014 Padek.co