Daging Impor Harus Diawasi


Wartawan : Mona Triana - Padang Ekspres - Editor : Riyon - 11 January 2017 11:38 WIB    Dibaca : 6 kali

 

Sejumlah anggota DPRD Padang mengaku tidak mengetahui beredarnya daging impor di Pasar Raya Padang. Karena itu, DPRD bakal menanyakan ke Dinas Perdagangan Padang.

“Kami belum tau, kalau di Pasar Raya Padang ada yang menjual daging impor. Nanti kami akan mencoba meminta penjelasan ke Dinas Perdagangan, kenapa hal tersebut bisa terjadi,” ungkap Ketua Komisi II DPRD Padang, Elly Thrisyanti kepada Padang Ekspres, kemarin. 

Anggota dewan dari Fraksi Gerindra ini menambahkan, jika informasi tersebut benar maka harus ada pengawasan dari Dinas Perdagangan. “Penjualan daging impor tidak bisa dilepaskan begitu saja, harus ada batasannya. Penjualan daging impor dilakukan kalau persediaan daging lokal tidak ada,” katanya.

Sekretaris Komisi II DPRD Padang, Jumadi mengatakan, penjualan daging impor tersebut legal berarti ada pasokan daging yang tidak terpenuhi di Padang.

“Kalau ilegal baru ditindak, Dinas Perdagangan hendaknya harus melihat kenapa daging impor tersebut bisa masuk,” ucapnya. Ia menyarankan, Dinas Perdagangan agar melakukan pengawasan secara baik. 

Apakah daging impor layak atau tidak dan BPOM harus melakukan kajian mengenai daging impor yang dijual tersebut. Senada, anggota Komisi II DPRD Padang, Hadison juga belum mengetahui masuknya daging impor ke Pasar Raya.

“Kami akan tanya ini nanti kepada Dinas Perdagangan. Kenapa harus ada penjualan daging impor. Apakah karena harga daging impor ini lebih murah?” sebutnya.

Sebelumnya, pantauan Padang Ekspres di Pasar Raya Padang, Senin (9/1), daging impor merek Allana terlihat dijual bebas oleh pedagang. Daging impor tersebut berasal dari India dan Australia. Harga jualnya lebih murah dibandingkan daging sapi lokal, yakni Rp 70 ribu sampai Rp 90 ribu per kilogram. (*)

© 2014 Padek.co