Semen Padang masih Incar Pemain U-23


Wartawan : Taufik Hidayat - Padang Ekspres - Editor : Riyon - 11 January 2017 10:51 WIB    Dibaca : 23 kali

 

CEO PT Kabau Sirah Semen Padang (KSSP), Daconi memastikan setiap klub peserta ISL 2017 diwajibkan menggunakan lima pemain U-23 dengan tiga orang wajib turun sebagai starter.

Keputusan tersebut menurut Daconi diambil berdasarkan hasil rapat 18 klub bersama Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi di Hotel Aryaduta Bandung, Minggu (8/1) lalu.

Pada rapat yang dihadiri seluruh peserta ISL yang menurut rencana bakal digulirkan 28 Maret mendatang juga ditetapkan tentang kuota pemain asing setiap klub dengan format 2 + 1, yaitu dua asing bebas dan satu pemain Asia.

“Keputusan rapat tersebut memastikan, setiap klub diwajibkan menggunakan pemain U-23 dengan tiga orang wajib sebagai starter di setiap pertandingan,” sebut Daconi via WhatsApp kepada Padang Ekspres, Selasa (10/1).

Untuk Semen Padang sendiri, saat ini tim yang didani pabrik semen pertama di Indonesia dan Asia Tenggara itu baru memastikan mengikat dua pemain U-23, yaitu penjaga gawang Rendy Oscario dan penyerang Adi Nugroho.

Baru mengontrak dua pemain U-23, Daconi mengakui bahwa tim berjuluk Kabau Sirah itu masih akan mencari tiga pemain muda lagi untuk melengkapi lima pemain muda di tim yang diarsiteki Nilmaizar tersebut. “Siapa pemainnya coba tanya Pak Iskandar Z Lubis (Dirtek) saja ya,” pungkasnya singkat.

Terpisah, Manajer Semen Padang, Suranto menjelaskan, untuk mencari pemain muda tidak akan sesulit merekrut pemain-pemain senior ataupun pemain asing. ”Pemain muda Sumbar juga cukup banyak memiliki kemampuan yang baik. Nanti akan kami lihat dulu,” jelasnya.

Suranto juga tidak menutup kemungkinan untuk memulangkan kembali alumni U-21 Semen Padang tahun 2014 yang sempat menjuarai ISL U-21. “Bisa saja pemain-pemain tersebut akan kami pulangkan, tapi untuk pastinya nanti akan kuputuskan melalui rapat,” pungkas Suranto.

Pelatih Kepala Semen Padang, Nilmaizar mengaku bakal siap melaksanakan aturan menggunakan pemain U-23 dalam kompetisi ISL mendatang. Namun Nil sendiri masih belum bisa mengomentari keputusan tersebut.

“Kami tentunya siap menjalankan aturan menggunakan lima pemain muda pada kompetisi nanti,” jelas pria asli Payakumbuh itu.

Nil mengaku belum bisa apakah peraturan terkaait penggunaan pemain muda yang ditetapkan tersebut akan menurunkan kualitas pertandingan pada ISL nanti. Karena semua tim juga akan memakai pemain muda.

“Apakah peraturan tersebut menurunkan kualitas pertandingan? Nanti dilihat pas pertandingan saja, untuk saat ini saya tidak bisa mengomentarinya,” tuturnya.

Mantan Pelatih Timnas Indonesia pada Piala AFF 2012 itu juga mengakui, cukup sulit menemukan pemain muda dengan kualitas yang mampu bersaing dengan para pemain senior.

”Untuk  mencari pemain muda yang layak saat ini sangat susah. Apakah akan menggunakan pemain lokal atau mencari dari luar, kami akan melakukan rapat dulu dengan manajemen,” lanjutnya.

Semen Padang sendri akan mulai melaksanakan latihan perdana untuk persiapan menghadapi ISL 2017 pada 16 Januari mendatang. Namun demikian, Nil masih belum memastikan, apakah nanti para pemain yang berlatih itu hanya 16 pemain yang sebelumnya sudah di kontrak atau ada pemain lain.

”Apakah hanya akan latihan dengan pemain yang sudah di kontrak saat ini atau sudah ada pemain baru lainnya, lihat saja nanti,” pungkasnya. (*)

 

© 2014 Padek.co