Harian Pagi Padang Ekspres | Koran.Padek.co

Villa Real vs Barcelona 1 - 1: Barca Semakin Keteteran


Wartawan : JPNN - Editor : Riyon - 10 January 2017 10:55 WIB    Dibaca : 47 kali

 

Roda-roda nasib sedang senang mempermainkan Barcelona. Kalau di awal tahun lalu sangat susah mencari celah buat menahan Barca, nama lain Barcelona, maka awal 2017 yang berlaku justru sebaliknya. 

Melompat balik musim 2015-2016, periode 18 Oktober 2015-20 Maret 2016, Barca tak tersentuh. Dalam 39 laga tak satupun tim di Spanyol juga Eropa yang bisa mengalahkan La Blaugrana, julukan Barca. 

Akan tetapi lihatlah sekarang. Dalm dua pertandingan terakhir yang dijalani Barca di semua ajang, Andres Iniesta dkk gagal menang. Jumat (6/1) lalu takluk 1-2 kepada Athletico Bilbao, kemarin (9/1) di Estadio de la Ceramica Barca imbang 1-1 lawan tuan rumah Villarreal. 

Nicola Sansone menjadi penyumbang gol bagi Villarreal pada menit ke-49. Sementara Lionel Messi untuk kedua kalinya secara beruntun membuat gol lewat sepakan bebas.

Gol Messi pada menit ke-90 kemarin menjadi gol yang ke-13 kali di La Liga sekaligus membuat bapak dua anak itu jadi el pichichi alias pemain tersubur sementara di La Liga.

Karena lagi-lagi membuang dua poin di La Liga maka sampai pekan ke-17 ini Barca tercecer di posisi ketiga klasemen dengan poin 35. Di bawah Real Madrid (40 poin) dan Sevilla (36 poin). Namun patut diingat, Real punya tabungan satu pertandingan lebih sedikit daripada Barca. 

Menyerahkah Barca musim ini dalam pengejaran titel La Liga? Gelandang Barca Sergio Busquets mengatakan kepada Sport English kemarin tak ada kamus menyerah buatnya musim ini. 

”Kami akan tetap mati-matian di lapangan. Saya tahu kalau perjuangan kami musim ini tak akan mudah tapi kami akan terus mencobanya,” tutur Busquets kemarin. 

Entrenador Barca Luis Enrique pun tak memungkiri seandainya Barca bermain di bawah ekspektasinya. Namun Enrique menepis tudingan media-media seandainya Barca sedang krisis. 

”Melawan Bilbao juga Villarreal saya menilai kami bermain cukup memuaskan. Namun sayangnya kami mendapatkan hasil akhir yang buruk,” kata mantan arsitek Celta Vigo juga AS Roma tersebut. 

Dari statistik laga versi AS Barca seperti biasa mendominasi ball possession. Angkanya pun mutlak. Yakni mencapai 71 persen. Barca membombardir gawang Villarreal dengan 22 tembakan dengan sembilan diantaranya on target. Villarreal sendiri menghasilkan 12 kesempatan dan tiga yang menyasar gawang Barca. 

Marca menganalisis lini belakang Barca harus ada perbaikan. Dalam lima laga terakhir, Barca jebol empat gol. Kombinasi Gerard Pique dan Javier Mascherano di jantung pertahanan kurang solid. 

Pun diantara empat besar klasemen, gawang Barca nomor dua terburuk. Real dan Atletico Madrid jadi paling susah dijebol dengan kebobolan 14 gol. Barca 17 gol. Sevilla 21 gol.

Sementara itu, wasit lagi-lagi menjadi sorotan dalam laga kemarin. Bukan lantaran kartu merah oleh wasit Ignacio Iglesias Villanueva kepada pemain Villarreal Jaume Costa pada menit ke-90 namun Villanueva kelewatan dua momen penalti dari pandangannya. 

Pertama ketika tendangan Messi pada menit ke-71 yang kemudian mengenai tangan  bek Villarreal Bruno Soriano yang sudah terjatuh di kotak penalti. Kemudian yang kedua saat bek Barca Javier Marcherano menghalau sepakan Roberto Soriano pada menit ke-75. 

Bek Barca Gerard Pique pun berang karena ulah wasit yang merugikan timnya. Seperti terekam dalam kamera TV saat berjalan usai laga Pique menuding kotak penonton VVIP yang biasanyaduduk Presiden La Liga Javier Tebas. Gestur Pique tersebut jelas menantang Tebas.

”Dalam laga ini jelas ada dua penalti yang seharusnya kami dapatkan. Namun hal itu tak diberikan,” kecam suami penyanyi Shakira itu. (*)

© 2014 Padek.co