Harian Pagi Padang Ekspres | Koran.Padek.co

Pesta La La Land


Wartawan : JPNN - Editor : Riyon - 10 January 2017 10:29 WIB    Dibaca : 32 kali

 

Catat Rekor Tujuh Kemenangan

Iven akbar yang digeber di The Beverly Hilton, Beverly Hills, Minggu malam waktu setempat (kemarin WIB) bukanlah Golden Globe Awards 2017. Itu adalah La La Land Awards.

Bagaimana tidak. Sepanjang sejarah Golden Globes yang kini sudah masuk penyelenggaraan ke-74, tidak ada satu judul pun yang lebih dominan daripada film besutan Damien Chazelle itu.

La La Land, yang dibintangi duet beautiful Ryan Gosling dan Emma Stone, dinominasikan dalam tujuh kategori. Dan, mereka memenangkan semuanya! Termasuk Film Terbaik Kategori Komedi/Musikal. Gosling dan Stone membawa pulang masing-masing gelar Aktor dan Aktris Terbaik Komedi/Musikal.

Chazelle menjadi Sutradara Terbaik serta Penulis Skenario Terbaik. “Ini bukan film yang mudah dibuat,” ucap Chazelle sebagaimana dikutip USA Today.
Tujuh piala dalam semalam membuat La La Land memecahkan rekor film tersukses sepanjang sejarah Globes.

Mereka menggeser catatan enam piala yang diraih One Flew Over The Cuckoo’s Nest (1975) dan Midnight Express (1978). Sementara itu, Chazelle memecahkan rekor sebagai sutradara termuda yang memenangkan Globe.

Opening scene Globes secara spesial didedikasikan untuk film tersebut, bukan montase berbagai film seperti biasanya. Awalannya pun persis. Yakni, host Jimmy Fallon terjebak kemacetan di red carpet.

Sekuen dansa kolosal di atas kap mobil, Fallon menirukan akting Gosling sebagai pianis stres, hingga adegan dansa melayang-layang Gosling dan Stone yang diparodikan.

Nomine lain seperti Amy Adams (Arrival), Kit Harrington (Game of Thrones), dan anak-anak Stranger Things hanya muncul sebagai kameo. Tak diragukan lagi, ini benar-benar malam milik La La Land. Chazelle tak bisa menyembunyikan rasa haru.

Dia menjelaskan, cerita film yang orisinal tidak mudah diterima Hollywood. Apalagi di tengah era remake, adaptasi, dan franchise serta film-film sekuel. Mantan drumer jazz itu butuh enam tahun untuk meyakinkan pemodal dan rumah produksi untuk merealisasikan La La Land.

Ketika dirilis di Venice Film Festival 30 Agustus lalu, La La Land langsung bergerak liar. Film yang diproduksi dengan bujet USD 30 juta itu langsung memborong berbagai penghargaan, termasuk 8 trofi dari Critics’ Choice Awards. Dari situlah aroma kejayaan La La Land mulai tercium.

Meski begitu, para cast tetap saja (mengaku) kaget. Gosling dan Stone sama-sama tidak punya background musikal. Tapi, keduanya dituntut mampu bernyanyi, bermain piano, bahkan menari. Bukan dansa biasa, melainkan tap dance yang tricky. Wajar kesuksesan mereka meraih piala Globes tersebut dimaknai dalam oleh keduanya.

“Ini adalah film buat para pemimpi. Menurutku, harapan dan kreativitas adalah dua hal paling penting di dunia,” ucap Stone dalam acceptance speech. Demi peran di La La Land, pemilik suara husky tersebut harus rela “istirahat” bicara karena beberapa kali mengalami radang dan gangguan tenggorokan.

"Kepada semua insan kreatif yang pernah menerima bantingan pintu, baik secara kiasan maupun sungguhan, atau aktor dan aktris yang saat audisi pernah dipotong begitu saja, atau siapa pun, yang pernah merasa ingin menyerah tapi bangkit dan berjuang lagi, piala ini kubagi dengan kalian,” papar Stone menahan air mata. Dia mendapat tepuk tangan meriah, termasuk dari mantan pacarnya, Andrew Garfield, yang secara khusus mendapat standing ovation.

Sementara itu, Gosling ditantang bermain piano jazz klasik. Aktingnya brilian, baik saat bermain musik, berdansa, maupun bermain emosi dengan Stone. Chazelle memujinya habis-habisan.

“Tidak ada satu pun close-up shot Sebastian (tokoh yang diperankan Gosling) di film ini yang diperankan stunt,” kata Chazelle. Gosling mendedikasikan kemenangan buat pasangannya, Eva Mendes.

“Ketika aku menyanyi, menari, bermain piano, dan mendapatkan pengalaman paling hebat sepanjang karir, my lady harus membesarkan putri kami, mengandung anak kedua kami sambil membantu saudara laki-lakinya yang bertarung melawan kanker,” kata aktor berusia 36 tahun itu.

Oke, ini adalah malam yang pantas bagi La La Land. Chazelle dengan cerdik meramu formula musikal gaya Broadway (lewat sekuen pembuka Another Day of Sun dan Someone in the Crowd) serta beberapa lagu modern seperti City of Stars yang dinyanyikan secara manis oleh Gosling dan Stone.

Yang membuat Gosling dan, terutama, Stone patut diapresiasi, mereka menjadi diri sendiri. Stone tidak perlu mengekor akting Nicole Kidman di Moulin Rouge! atau Anne Hathaway di Les Miserables.

Dia menyanyi sebagai Emma Stone. Suaranya tetap serak-serak basah, tidak trying too much untuk menjadi sangat merdu. Dia adalah perwujudan anak-anak muda yang berjuang keras mendapat predikat A-lister di Hollywood. (*)

 

© 2014 Padek.co