Indra Jaya SH, Ketua Ikatan Notaris Indonesia (INI) Sumbar


Wartawan : Hijrah Adi Sukrial - Padang Ekspres - Editor : Riyon - 11 December 2016 10:24 WIB    Dibaca : 19 kali

 

Tingkatkan Profesionalisme Notaris dengan Program Ilmiah

Selasa 6 Desember lalu, Indra Jaya resmi dilantik sebagai Ketua Ikatan Notaris Indonesia (INI) Sumbar. Notaris senior yang akrab dipanggil Buya ini menyatakan komitmennya untuk meningkatkan kualitas dan professional anggota organisasi profesi yang berdiri sejak 1 Juli 1908 ini. 

Menurut dia, salah satu hal yang sering menjadi kendala adalah notaris sering terbentur dengan ketentuan yang dalam praktiknya masih memerlukan penyesuaian dan penyamaan persepsi yang adakalanya berbenturan dan butuh waktu serta proses.

Misalnya, untuk membuat akta koperasi hanya bisa dilakukan oleh notaris yang ikut dan mendapat sertifikat pejabat pembuat akta koperasi dan format akta yang belum standar. Seperti apa programnya dalam memimpin INI Sumbar? Berikut petikan wawancara wartawan Padang Ekspres Hijrah Adi Sukrial dengan Ketua INI Sumbar, Indra Jaya. 

Selamat atas pelantikannya. Setelah pelantikan tentu Anda mempunyai pekerjaan rumah (PR) dalam menjalankan roda organisasi. Apa program prioritas Anda di INI Sumbar?

Program utamanya adalah menciptakan regenerasi dalam kepengurusan dan kepemimpinan INI Sumbar. Sehingga sebagian besar kepengurusan inti adalah notaris muda.

Kepengurusan periode 2016-2019, nantinya akan mengutamakan unsur konsolidasi, regenerasi yaitu mempersiapkan generasi-generasi untuk estapet kepengurusan berikutnya dan memperbanyak kegiatan-kegiatan dan keilmuan serta konsentrasi di pendampingan anggota.

Dengan kepengurusan yang baru mayoritas adalah anak-anak muda atau notaris-notaris muda, nantinya diharapkan untuk lebih giat dan bersemangat serta lebih mencari kesempatan untuk meningkatkan profesionalitasnya di dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam kepengurusan sekarang ini di luar Pokja, berjumlah hampir 80 orang dan dibantu oleh 9 orang penasehat. “Meski dalam organisasi terlihat gemuk, namun saya berharap dengan merangkul mereka, di sinilah peran organisasi memberikan kesempatan kepada mereka untuk berpartisipasi aktif dan berkarya. 

Termasuk juga prioritas di dalam menjaga marwah dan martabat organisasi serta profesi notaris itu sendiri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Banyak masyarakat yang awam dengan tugas dan fungsi dari notaries. Termasuk hak dan kewajibannya.

Bisa Anda jelaskan garis besarnya seperti apa?

Notaris itu bekerja diatur undang-undang. Tugasnya di antaranya adalah membukukan surat-surat di bawah tangan dengan mendaftar dalam buku khusus. Membuat kopi dari asli surat dibawa tangan berupa salinan yang memuat uraian sebagaimana ditulis dan digambarkan dalam surat yang bersangkutan. Melakukan pengesahan kecocokan fotokopi dengan surat aslinya (legalisir).

Notaris juga bertugas memberikan penyuluhan hukum sehubungan dengan pembuatan akta, membuat akta yang berhubungan dengan pertanahan, dan membuat akta risalah lelang. 

Nah, menurut undang-undang, notaris itu juga memiliki kewajiban. Di antaranya, bertindak jujur, seksama, mandiri, tidak berpihak dan menjaga kepentingan pihak yang terkait dalam perbuatan hokum.

Lalu, membuat akta dalam bentuk minuta akta dan menyimpannya sebagai bagian dari protokol notaris, dan notaris menjamin kebenarannya; notaris tidak wajib menyimpan minuta akta apabila akta dibuat dalam bentuk akta originali.Notaris itu wajib memberikan pelayanan sesuai dengan ketentuan dalam UUJN, kecuali ada alasan untuk menolaknya.

Apa kendala yang selama ini sering dihadapi notaris?

Hal yang selama ini sering dihadapi adalah ketentuan-ketentuan diluar notaris itu sendiri atau eksternal yg adakalanya di dalam praktik atau aplikasi masih memerlukan penyesuaian dan penyamaan persepsi yang adakalanya berbenturan dan butuh waktu serta proses. 

Contohnya?

Salah satunya ketentuan harus adanya akta koperasi yang dibuat hanya oleh notaris yang ikut dan mendapat sertifikat pejabat pembuat akta koperasi dan format akta yang belum standar.

Apa langkah yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi notaris ini?

Langkah-langkah yang dilakukan adalah mengadakan pertemuan-pertemuan dengan internal dalam bentuk diskusi dan up grading serta mengadakan juga silaturahmi dengan pihak-pihak terkait di eksternal tersebut.

Dalam menjalankan roda organisasi tentu saja butuh upaya keras untuk mewujudkan kekompakan, kebersamaan dan mencegah perpecahan. Apa upaya Anda untuk mewujudkan kebersamaan di INI Sumbar?

Untuk meningkatkan soliditas dari pada anggota banyak hal dan kegiatan yang dilakukan dengan prinsip-prinsip yang dibuat yaitu kebersamaan, murah meriah, ada juga forum-forum keilmuan, diskusi-diskusi dan juga ada arisan-arisan, serta olah raga bersama.

Ada penilaian bahwa ada kesenjangan kualitas antara notaries daerah satu dengan daerah lainnya. Apakah itu betul? Dan apa upaya kita untuk penyetaraan kualitas notaris ini?

Perihal kualitas dari notaris dari suatu daerah dengan daerah lain sebenarnya secara nyata tidaklah ada perbedaan. Mungkin yang terjadi, kesempatan untuk membuat dan mengerjakan akta yang terbatas. Di mana mungkin ada rekan yang akta dan pekerjaannya belum rutin, akibatnya dinilai kualitasnya kurang atau belum pengalaman. Padahal sebenarnya secara kualitas mereka telah memiliki juga.

Untuk antisipasi hal tersebut kita memang belum memiliki konsep dan cara yang pas. Sebabkan itu berkaitan dengan rasa trust atau kepercayaan masyarakat. Yang dilakukan secara internal organisasi adalah memperbanyak up grading dan pembekalan-pembekalan serta berbagi pengalaman melalui diskusi non-formal. 

Apa program kita untuk notaris magang?

Kita akan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada notaries magang untuk memperbanyak pengetahuan.

Ketum INI Pusat menyatakan akan membentuk Lembaga Bantuan Hukum (LBH) untuk anggota INI dan memaksimalkan kerjasama dengan media untuk mempopulerkan INI dan profesi notaris. Apa program kita untuk menindaklanjuti program ini?

Secara khusus nanti ada programnya dan akan dibahas serta diputuskan dalam rapat pleno di Balikpapan pada 12-14 Januari 2017 mendatang. Kita juga akan menjajaki kerjasama dengan media massa dan tv, baik secara nasional maupun local. (*)

© 2014 Padek.co