RI Borong Gelar Wisata Halal Dunia


Wartawan : JPNN - Editor : Riyon - 09 December 2016 10:54 WIB    Dibaca : 58 kali

 

Bisa Dongkrak Kunjungan Wisatawan Muslim

Indonesia memborong gelar dalam perhelatan World Halal Tourism Award 2016 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Dari 16 kategori, 12 di antaranya dimenangkan Indonesia. Kemenangan itu diharapkan bisa mengerek jumlah kunjungan pariwisata Indonesia mulai 2017, khususnya kunjungan wisatawan muslim.

Beberapa kategori yang dimenangkan Indonesia, antara lain maskapai oleh Garuda Indonesia, kategori bandara oleh Sultan Iskandar Muda, Aceh, dan destinasi bulan madu halal oleh Sembalun Valley Region, Lombok. Selain itu, Sumatera Barat ditetapkan sebagai destinasi wisata halal terbaik di dunia.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menuturkan, kemenangan itu sudah diupayakan sejak awal keikutsertaan Indonesia. Meski demikian, dia tetap tidak menyangka Indonesia bisa memborong 75 persen dari total penghargaan.

’’Ini capaian yang luar biasa. Untuk empat kategori lain, Indonesia memang tidak mengirimkan wakil,’’ ujar Arief, kemarin (8/12).

Dia menyebutkan, saingan terberat Indonesia adalah Malaysia. Khususnya pada empat kategori inti. Yaitu Halal Destination, Halal Honeymoon, Halal Hotel, dan Halal Culinary Destination. Keempatnya disabet Sumbar, Aceh, dan NTB yang sejak awal memang fokus mengelola wisata halal.

Indonesia memang sangat berkepentingan dengan kemenangan tersebut. Populasi muslim dunia yang sangat besar, sekitar dua miliar jiwa, menjadi pasar potensial bagi pariwisata Indonesia. ’’Dari tahun ke tahun selalu Malaysia dan Turki. Dua tahun belakangan kita ambil alih,’’ lanjutnya.

Dia yakin kemenangan itu akan berpengaruh pada pariwisata Indonesia. Selain mendongkrak kepercayaan diri, label terbaik itu juga akan menaikkan kepercayaan dunia internasional kepada pariwisata Indonesia. Selain itu, kemenangan tersebut memacu Indonesia untuk meningkatkan standar pariwisatanya.

Arief menambahkan, penghargaan itu juga diharapkan mampu sedikit mengurangi duka masyarakat Aceh yang baru saja terkena gempa. Aceh mendapatkan dua penghargaan, yakni World’s Best Halal Cultural Destination untuk Provinsi Aceh, dan World’s Best Airport for Halal Travelers untuk Bandara Sultan Iskandar Muda Banda Aceh. 

Anggota Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Halal (TP3H) Taufan Rahmadi menambahkan lonjakan jumlah wisatawan mancanegara sudah di depan mata pascakemenangan di WHTA.

Dia mengungkapkan, tahun lalu saat Lombok memperoleh penghargaan di ajang tersebut, langsung ada lonjakan luar biasa. “Dua hingga tiga bulan sudah banyak wisatawan asing hubungi biro wisata. Kebanyakan memang dari Timur Tengah,” ujar mantan ketua badan promosi wisata daerah NTB itu.

Imbasnya, tingkat okupansi hotel juga menggembirakan. Sebagian besar hotel di Lombok saat itu langsung menerima bayak tamu. “Akupansinya capai 80 persen hampir sepanjang tahun,” imbuh dia. 

Taufan yakin kondisi di Lombok itu juga akan terjadi di daerah lain di Indonesia yang menjadi pemenang tahun ini. Kondisi itu tentu juga akan menyumbang jumlah pendapatan daerah. “Saya yakin daerah seperti Sumbar dan Aceh akan menyusul,” tambah dia. 

Sebelumnya, dalam dua bulan terakhir TP3H sudah berkerja keras untuk menghimpun vote. Sebanyak 12 kontestan yang masuk di babak kedua atau lima besar itu dipromosikan besar-besaran untuk mendapatakan vote sebanyak-banyaknya. Kemenangan itu akan mendongkrak citra positif destinasi wisata halal di Indonesia. (*)

 

© 2014 Padek.co