Masyarakat Diajak Aktif Vote Sumbar


Wartawan : Hijrah Adi Sukrial - Padang Ekspres - Editor : Riyon - 10 November 2016 10:11 WIB    Dibaca : 25 kali

 

Agar jadi Tujuan Wisata Halal Dunia

Sejumlah praktisi pariwisata Sumbar mengajak masyarakat di mana pun berada agar lebih giat lagi memilih atau vote Sumbar sebagai destinasi wisata halan dalam ajang World Halal Tourism Award (WHTA).

Pasalnya, saat ini posisi andalan Indonesia, yaitu Sumbar dan Lombok masih tertinggal dukungannya dibandingkan negara tetangga Malaysia. Hal itu diungkapkan Ketua Asita Sumbar, Ian Hanafiah, kemarin.

Menurut owner Ero Tour Padang itu, hingga tanggal 6 November, dari seluruh nominasi yang lolos ke babak 5 besar, Indonesia masih kalah dari Malaysia. Misalnya, untuk kategori family friendly hotel, Westin Malaysia sudah meraih 12 ribu suara, sedangkan Radhana Bali 9 ribu suara di posisi kedua.

Sedangkan untuk kategori honeymoon destination malaysia 11 ribu suara, sedangkan Lombok di posisi tiga dengan 4 ribu suara. Sumbar yang memperebutkan destinasi halal masih di urutan dua dengan 3 ribu suara, sedangkan Malaysia yang berada di urutan 1 sudah 4 ribu suara.

Begitu pula untuk destinasi kuliner, Malaysia berada di posisi 1 dengan 4 ribu suara, sedangkan Sumbar di posisi ketiga dengan 3 ribu suara.

“Melihat kondisi tersebut sepertinya Sumbar yang mewakili Indonesia di ajang kompetisi wisata halal dunia, harus bekerja lebih keras lagi. Kita harus lakukan gerakan lebih masif lagi melibatkan semua elemen masyarakat. Dengan semangat basamo mako manjadi, kita pasti bisa. Vote Sumbar di website www. votesumbar.com atau www.voteindonesia.com,” jelasnya.

Oleh karena itu, Ian mengajak warga Sumbar meluang waktunya sekitar 1 menit untuk memilih destinasi wisata di Sumbar dan daerah lainnya di Indonesia yang masuk WHTA berkali-kali, karena vote boleh lebih dari satu kali dengan email berbeda.

“Kalau menang, efeknya sangat besar bagi pariwisata Sumbar, terutama sebagai destinasi halal dan destinasi kuliner utama dunia,” jelasnya.

Terpisah, Sekjen Asati Pusat, Arlan Dikusnata mengatakan, pihaknya akan mengerahkan seluruh sumber daya untuk memenangkan Sumbar sebagai destinasi halal dan destinasi kuliner halal terbaik. 

“Kami sudah dapat surat edaran dari gubernur untuk membantu memenangkan Sumbar di ajang bergengsi ini. Pasti kami akan vote terus dengan melibatkan semua elemen yang ada baik di Sumbar maupun daerah lainnya di Indonesia dan luar negeri,” jelasnya. 

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno sebelumnya sudah mengeluarkan surat edaran agar para kepala daerah, praktisi pariwisata hingga direktur BUMN/BUMD agar memasang baliho, spanduk, dan pengumuman agar warga tahu dan mem-vote Sumbar pada ajang WHTA 2016.

Surat dengan nomor 556.1/159/disparekraf/pem/X/2016 itu juga ditujukan kepada bupati dan wali kota agar spanduk dan baliho ajakan vote Sumbar di ajang WHTA agar dibebaskan dari pajak daerah. 

Kepada perusahaan yang memajang spanduk itu, Irwan memperbolehkan memasang logo dengan syarat tidak lebih besar dari ajakan. 

Seperti diberitakan sebelumnya, tahap pertama kompetisi pariwisata halal terbaik dunia atau WHTA 2016 yang digelar di Abu Dhabi Uni Emirat Arab telah berakhir, Minggu (6/11). Seleksi dengan sistem voting ini menyisakan 5 nominator untuk masing-masing kategori.

Perwakilan Indonesia yang tersebar di 12 kategori dari 16 kategori yang ada, semuanya berhasil masuk 5 besar dan akan mengikuti voting putaran kedua untuk menentukan pemenang. Tahun lalu, destinasi halal dunia dimenangkan Lombok.

Sumbar ikut dalam tiga kategori, yaitu World’s Best Halal Destination (Destinasi Pariwisata Halal), World’s Best Halal Culinary Destination (Kuliner Halal), dan World’s Best Halal Tour Operator – Ero Tour yang masuk lima besar.

Koordinator Generasi Pesona Indonesia (Genpi) Sumbar, Tandri Eka Putra menyebutkan, saat ini sudah dilakukan gerakan sukarela para relawan dari berbagai kalangan untuk mendukung Sumbar sebagai destinasi halal di dunia. 

Dia berharap aksi para relawan tersebut didukung semua pihak. Pasalnya, sejauh ini dia melihat masih banyak kepala daerah dan DPRD yang belum begitu peduli pada gerakan memenangkan Sumbar di WHTA.

Padahal, kata pria yang karib disapa Abeng ini, nanti kabupaten dan kota juga yang merasakan dampak kunjungan wisatawan. 

“Jadi, kita semua harus peduli vote Sumbar. Kapan perlu ajak teman-teman di medsos Facebook, Twitter, Watshapp dan lainnya yang ada di dalam dan luar negeri untuk vote Sumbar. Apalagi jadwal penentuan pemenangnya sudah semakin dekat. 

Kita harus lebih aktif lagi memberikan suara untuk kemajuan Sumbar dengan vote di website www. votesumbar.com atau www.voteindonesia.com, lalu isi data dan pilih destinasi di Sumbar,” katanya. (*)

© 2014 Padek.co