Satukan Gerakan Majukan Wisata Halal Sumbar


Wartawan : Khairian Hafid - Padang Ekspres - Editor : Riyon - 28 September 2016 10:33 WIB    Dibaca : 12 kali

 

Keberhasilan Sumbar sebagai wakil Indonesia dalam World Halal Tourism Award  (WHTA) 2016 jadi momentum untuk menyatukan gerakan memajukan pariwisata. Apalagi Sumbar memiliki potensi besar untuk dikembangkan.

Wisata halal atau wisata ramah keluarga dianggap paling tepat di ranah Minang. Hal tersebut terungkap dalam pertemuan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dengan dengan Gerakan Nasional Pesona Indonesia (GenPI) Sumbar untuk menyatukan langkah menggerakan pariwisata Sumbar.

“Saya ikuti banyak group diskusi WA dan banyak mendapatkan masukan. Sumbar sudah memiliki modal cukup untuk bergerak,” ujar Irwan Prayitno di Gubernuran, kemarin.

Sebagaimana diketahui, dalam kompetisi wisata halal nasional, Sumbar memenangkan empat kategori, yaitu sebagai destinasi wisata halal terbaik, destinasi kuliner halal terbaik, operator wisata terbaik diraih Ero Tour dan restoran halal terbaik yang diperoleh rumah makan Lamun Ombak. 

Untuk menyatukan seluruh elemen, gubernur mempersiapkan beberapa hal, yaitu membuat surat tim percepatan wisata halal, percepatan regulasi dan program untuk menyiapkan daerah. 

Mantan anggota DPR RI itu juga menyatakan dukungan dalam vote WHTA 2016. “Secara pribadi di akun sosmed, saya akan sosialisasi secara maksimal,” kata pejabat yang memiliki akun facebook dan twitter ini. 

Dia juga menyatakan akan meminta seluruh stakeholder di Sumbar ikut berpartisipasi minimal dua kali untuk bersama-sama sosialisasi dan vote.

Koordinator GenPI Sumbar Tandri Eka Putra berharap gerakan bersama memajukan wisata halal Sumbar ini bisa dilakukan secara masif oleh para pengambil kebijakan di Sumbar dengan stakeholders serta masyarakat.

“Untuk voting wisata halal tingkat nasional, jumlah voters belum maksimal. Masih butuh kerja keras untuk membangun kesadaran bersama agar terlibat dalam momen bersejarah ini,” tambah pria yang akrab disapa Abeng ini.

GenPI Sumbar yang beranggotakan komunitas, pegiat wisata, komunitas digital, dan berbagai elemen lainnya berharap pemerintah terlibat aktif mengampanyekan wisata halal ini, termasuk pemasangan media promosi luar ruang bersama kabupaten dan kota.

Menanggapi itu, gubernur berjanji menyurati bupati dan wali kota untuk berpartisipasi. “Pemerintah provinsi juga akan membuat tim percepatan wisata halal, karena seluruh bupati dan wali kota sudah menyepakati Sumbar sebagai destinasi wisata halal di depan Menteri Pariwisata,” imbuhnya.

Direktur Latifa Consulting Yopi Nursali yang ikut hadir dalam pertemuan ini mengungkapkan Sumbar harus memanfaatkan momen sebagai nominator wisata halal internasional ini. Secara global terjadi kejenuhan wisata sehingga banyak negara mencari alternatif lain untuk menggaet wisatawan.

Salah satu yang paling potensial adalah wisatawan dari negara muslim dan Timur Tengah yang  royal membelanjakan uangnya ke negara-negara tujuan wisata. “Karena itu negara-negara Asia saat ini gencar promosi wisata halal,” kata mantan GM Sofyan Inn ini. 

Komitmen untuk sosialisasi wisata halal juga disampaikan Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia atau P3I Sumbar. P3I Sumbar akan memasang brand vote wisata halal di baliho anggota P3I. (*)

 

© 2014 Padek.co