Marin Catat Sejarah Eropa


Wartawan : JPNN - Editor : Riyon - 21 August 2016 11:27 WIB    Dibaca : 19 kali

 

Pebulu tangkis tunggal putri Spanyol, Carolina Marin membuat sejarah. Kemarin atlet 23 tahun itu meraih emas. Membuatnya menjadi perempuan eropa pertama yang mampu merebut gelar tersebut sepanjang sejarah Olimpiade.

Di final Marin menaklukkan pebulu tangkis India, Pusarla Sindhu. Di laga puncak dia menang tiga set 19-21, 21-12, 21-15. “Aku tidak tahu apa yang aku rasakan sekarang. Ini luar biasa. Mimpi yang menjadi nyata,” ucap ranking satu dunia tersebut dilansir Reuters.

Marin juga menjadi orang Eropa kedua yang meraih medali emas dari cabang olahraga bulu tangkis pada Olimpiade. Satu pebulu tangkis Eropa lain yang bisa menembus dominasi atlet Asia di bulu tangkis hanya tunggal putra Denmark, Poul-Erik Hoyer. 

Pria yang kini tercatat sebagai Presiden Federasi Bulu Tangkis Internasional (BWF) itu merengkuh medali emas pada Olimpiade Atlanta 1996. 

“Ini lebih dari hanya sekadar medali. Cerita lebih penting ada dibaliknya,” ucap Marin. “Aku punya tim yang hebat. Mereka membantuku meraih semua ini dengan luar biasa,” tambah juara BWF World Cahampionshoip 2015 tersebut.

Di lain sisi, bagi Sindhu, meraih perak sudah menjadi sejarah baru bagi bulu tangkis India. Dia menjadi perempuan India pertama yang mampu meraih perak di cabang olahraga bulu tangkis Olimpiade. 

Empat tahun lalu, di Olimpiade London, pebulu tangkis tunggal putri India lainnya, Saina Nehwal meraih medali perunggu. “aku tidak pernah menduka bisa melangkah sejauh ini,” ucap peringkat sepuluh dunia tersebut. Di lain sisi, pebulu tangkis Jepang Nozomi Okuhara berhak meraih perunggu tanpa berkeringat. (*)

 

© 2014 Padek.co