Brasil vs Honduras 6 - 0: Brasil Menuju Mimpi Emas


Wartawan : JPNN - Editor : Riyon - 19 August 2016 09:51 WIB    Dibaca : 27 kali

 

Selangkah lagi Brasil menuntaskan mimpi besarnya. Meraih emas Olimpiade. Inilah satu-satunya supremasi sepak bola yang bikin penasaran 205 juta warga Brasil hingga saat ini. 

Kemarin (18/8) pada babak semifinal sepakbola Olimpiade di Stadion Maracana, Tim Samba mencukur Honduras dengan setengah lusin gol. Langkah Brasil ke final kali ini adalah yang keempat kalinya sejak berpartisipasi pertama pada Olimpiade 1952 lalu. 

Di partai final yang dilangsungkan Minggu (21/8) dini hari mendatang, Brasil akan ditantang wakil Eropa, Jerman. Die Mannschaft, julukan Jerman, mengubur mimpi wakil Afrika Nigeria dengan skor 2-0 kemarin (18/8) di Arena Corinthians, Sao Paolo. 

Nah, Neymar yang membuka keran gol buat Brasil kemarin menahbiskan rekor baru untuk gol tercepat di Olimpiade. Merebut bola dari kaki bek Honduras Luis Lopez, Neymar membuat gol ketika pertandingan berjalan 15 detik.

Selain gol di awal laga, pemain Barcelona itu juga membikin gol lewat titik penalti di penghujung penrtandingan (90'+1'). Rekor gol paling cepat sebelumnya dipegang Janine Beckie, dari tim sepakbola Kanada. Beckie mencetak gol pada detik ke-19 ke gawang Australia pada 4 Agustus lalu. 

Setelah Neymar mengawali dan memungkasi rangkaian gol Brasil, gol-gol lainnya di laga kemarin dihasilkan Gabriel Jesus (26’, 35’), Marquinhos (51’), dan Luan Vieira (79’).  

Pelatih Brasil Rogerio Micale seperti diberitakan Fox Sports kemarin (18/8) memuji performa Neymar yang luar biasa. Setelah mesin gol Neymar macet di fase grup, mantan pemain Santos itu baru ‘pacah talua’' di babak perempat final lawan Kolombia (13/8) lalu. 

”Neymar adalah monster. Dia dikaruniai talenta bermain sepak bola yang sangat besar,” kata Micale. “Neymar memberikan kegembiraan bagi para rekan-rekannya,” tambah pria berusia 47 tahun itu. 

Dengan kondisi Neymar yang on fire tersebut, Micale optimis seandainya Brasil bisa balas dendam kejadian memalukan dua tahun silam. Ya, pada semifinal Piala Dunia 2014 lalu Brasil dipermalukan Jerman dengan skor 7-1 di Estadio Mineirao, Belo Horizonte. 

Meski ada aroma balas dendam kepada Jerman, Micale enggan gegabah buat sesumbar menang. Jerman meski bukan skuad terbaik yang dimainkan bermain cukup solid. 

Yang bisa dilakukan Micale adalah mendorong agar Neymar dkk menuntaskan mimpi terbesarnya itu. Pria asal Salvador tersebut memuji setinggi langit kekompakan anak asuhnya. 

”Kami berada dalam tekanan yang sangat besar dan Neymar sebagai kapten memberikan pemahaman kepada seluruh tim. Neymar adalah pemimpin sejati,” tutur Micale. 

Sementara itu, dalam laga kemarin dua gol Jerman ke gawang Nigeria dikontribusikan oleh Lukas Klostermann (9') dan Nils Petersen (89'). Tambahan satu gol Petersen kemarin membuatnya menjadi top skor Olimpiade dengan enam gol bersama Serge Gnabry. 

Der trainer Jerman Horst Hrubesch kepada Spiegel menuturkan pertemuan di final versus Brasil tahun ini tak ada hubungan dengan final Piala Dunia 2014 lalu. Sebab skuad yang bentrok tahun ini berbeda. Dan lagi kedua tim bukan turun dengan kekuatan terbaik. (*)

© 2014 Padek.co