Ambil Wid Card demi Amankan Puncak


Wartawan : JPNN - Editor : Riyon - 16 August 2016 09:09 WIB    Dibaca : 18 kali

 

Terancam posisi ranking satu dunianya melorot, Serena Williams mengambil langkah cepat. Petenis 34 tahun itu akhir pekan kemarin resmi diumumkan mengambil jatah wild card untuk bisa tampil di Cincinnati Open. Ajang tersebut memulai pertandingannya pada Minggu (14/8) di Ohio, Amerika Serikat (AS).

”Dia (Serena) kembali,” cuit akun resmi Cincinnati Open di Twitter mengumumkan kepastian Serena tampil dilansir tennismagazine. ”Juara dua tahun terakhir berturut-turut Serena Williams kembali ke Cincinnati setelah mendapat wild card untuk langsung tampil di babak utama,” tambah cuitan tersebut.

Serena harus mengambil wild card karena sebelumnya sudah terlanjur mengundurjkan diri dari ajang berlevel WTA Premier tersebut. Sebelum tampil di Olimpiade, dia sempat berkata akan menikmati liburan di Brasil sampai dua pekan setelah Olimpiade ditutup pada 21 Agustus.

Namun, kenyataan pahit yang diterima Serena di Olimpiade Rio mengubah semua rencanya. Petenis dengan 22 titel grand slam itu sudah terhenti di babak ketiga sektor tunggal. Dia tumbang di tangan petenis Ukraina, Elina Svitolina.

Di sektor ganda Serena mendapat hasil lebih tragis. Bersama sang kakak, Venus Williams, dia sudah terhenti di babak pertama. Pasangan tersebut tumbang atas pasangan Republik Ceko Lucie Safarova dan Barbora Strycova.

Kini Serena fokus memburu tambahan poin. Itu agar dia tetap bisa menjadi unggulan pertama di ajang grand slam terakhir musim ini yakni Amerika Serikat (AS) terbuka. Kejuaraa tersebut dimulai 29 Agustus mendatang.

Ranking kedua dunia saat ini, Angelique Kerber, punya peluang merebut posisi ranking satu dunia jika menjuarai Cincinnati Open ini. Itu dengan catatan, Serena gagal mencapai babak perempat final. 

Kerber, petenis asal Jerman, di Olimpiade Rio berhasil merengkuh partai final. Sebelum akhirnya ditumbangkan petenis Puerto Rico Monica Puig. Dengan tampil di Cincinnati, Serena tampak sekali enggan menyerahkan mahkotanya secara cuma-cuma kepada Kerber. 

Pasalnya, jika benar-benar terjadi, capaian 183 minggu beruntun Serena menempati ranking satu dunia bisa berakhir. Ambisinya melewati rekor Steffi Graf yang berada di ranking satu dunia 186 mnggu berturut-turut pun bakal gagal tercapai. (*)

© 2014 Padek.co